Bikin Gempar, Pesawat Tanpa Awak China Masuk Wilayah Udara AS

Sabtu, 04 Februari 2023 - 07:50 WIB
Balon udara milik China itu diperkirakan terbang jauh di atas jalur lalu lintas maskapai komersial. Sekretaris pers Pentagon Brigadir Jenderal Patrick Ryder mengatakan balon tersebut terbang pada ketinggian 60.000 kaki atau 18 kilometer dan digunakan untuk pengawasan.

Gambar balon udara yang beredar luas di media sosial menunjukkan bentuk yang bulat putih besar (bagian berisi gas) di bawahnya menggantung panel surya di rangkanya. Seorang ahli yang dikutip oleh Reuters memperkirakan ukurannya setara dengan panjang tiga bus atau berdiameter antara 18 hingga 36 meter.

Baca juga; Balon Udara Super Canggih Buatan China Berhasil Lepas Landas

Belum diketahui tentang jenis sensor apa yang mungkin dibawa oleh balon udara mili China tersebut. Namun, yang jelas, wilayah Montana, tempat balon udara itu terlihat, adalah rumah bagi Pangkalan Angkatan Udara Malmstrom, salah satu dari tiga instalasi militer AS yang mengawasi rudal balistik antarbenua Minuteman III Amerika Serikat.

Bloomberg melaporkan, akibat kejadian itu Gedung Putih telah mengumumkan akan menunda perjalanan Menteri Luar Negeri Antony Blinken ke Beijing. Departemen Pertahanan (DOD) AS dalam pernyataan yang rilis Kamis 2 Februari 2023 menyatakan bahwa posisi AS membiarkan balon terus melayang di atas Amerika Serikat dan tidak mencoba menembak jatuh karena berisiko puing jatuh menimpa warga sipil di bawah.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!