Oracle Luncurkan Solusi Penyederhanaan Akses Big Data

Selasa, 17 Maret 2015 - 10:48 WIB
Oracle Luncurkan Solusi...
Oracle Luncurkan Solusi Penyederhanaan Akses Big Data
A A A
JAKARTA - Oracle meluncurkan solusi terbaru untuk big data, dengan menyederhanakan akses dan penemuan informasi. Solusi ini sekaligus memungkinkan pelanggan untuk mengubah data menjadi nilai bisnis dengan cepat.

Solusi baru ini termasuk juga Oracle Big Data Discovery, Oracle GoldenGate for Big Data, Oracle Big Data SQL 1.1 dan Oracle NoSQL Database 3.2.5.

Untuk mendapatkan nilai dari big data, membutuhkan alat-alat yang tepat untuk memindahkan dan menyimpan data menjadi penemuan wawasan yang efektif. Solusi-solusi Oracle ini dijalankan bersamaan dengan mulus untuk membantu perusahaan memanfaatkan big data enterprise dengan lebih cepat, biaya yang lebih rendah, dan risiko yang kecil.

Solusi ini memungkinkan pelanggan untuk memasuki basis data Hadoop, NoSQL, dan relasi dengan aman, mudah, serta menganalisa set data yang sangat besar dan beragam, dengan biaya yang efektif. Vice President Business Analytics Research, IDC, Dan Vesset mengemukakan, satu jenis teknologi tidak akan cukup lagi untuk mendukung seluruh penggunaan analitik.

"Di saat yang sama, manajemen dan analisis data sebagai rangkaian proyek yang tidak berhubungan bisa terlihat berantakan dan menimbulkan risiko yang sebenarnya tidak perlu terjadi," ujarnya seperti keterangan tertulis kepada Sindonews, Selasa (17/3/2015).

Menurut Vesset, IDC memprediksikan di 2017, arsitektur platform data yang menyatu akan menjadi fondasi untuk big data enterprise dan strategi analitik. Penyatuan ini akan terjadi di semua manajemen informasi, analisis, serta teknologi pencarian.

Sementara itu, Vice President Big Data di Oracle, Neil Mendelsoh mengungkapkan, data adalah modal jenis baru dan enterprise harus menginvestasikan modal data mereka secara strategis agar bisa balik modal.

"Kami memberikan platform terintegrasi untuk para pelanggan yang membantu dalam penyederhanaan semua data, menemukan wawasan baru, memprediksikan hasil secara real time, dan menyimpan semua data dengan teratur dan aman," tandsanya.
(dyt)
Berita Terkait
Oracle Kehilangan Rp5.700...
Oracle Kehilangan Rp5.700 Triliun Akibat Cinta Buta pada OpenAI
Laba Meledak Rp102 Triliun,...
Laba Meledak Rp102 Triliun, Oracle Malah PHK 30.000 Karyawan Lewat Email
Ini Alasan Pegipegi...
Ini Alasan Pegipegi Gunakan Layanan Oracle ERP Cloud
Layanan Cloud Oracle...
Layanan Cloud Oracle Digunakan Red Bull Racing, Samsung, Hingga Vodafone
Berkat Demam AI, Harta...
Berkat Demam AI, Harta Pendiri Oracle Larry Ellison Melejit Rp3.900 Triliun, Salip Kekayaan Mark Zuckerberg
1.000 Siswa Indonesia...
1.000 Siswa Indonesia Belajar Machine Learning, Pemrograman, dan AI di Oracle Academy
Berita Terkini
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
22 menit yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
4 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
4 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
5 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
6 jam yang lalu
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
9 jam yang lalu
Infografis
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Militer Dahsyat terhadap Houthi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved