Alibaba Bikin Solusi Bayar Pakai Deteksi Wajah

Selasa, 17 Maret 2015 - 08:51 WIB
Alibaba Bikin Solusi...
Alibaba Bikin Solusi Bayar Pakai Deteksi Wajah
A A A
BERLIN - Biometrik sangat populer akhir-akhir ini. Pada Mobile World Congress (MWC) 2015, puluhan perusahaan berusaha menemukan cara lebih baik untuk membaca sidik jari, memindai mata, dan memverifikasi identitas dengan wajah Anda.

Dikutip dari Digitaltrends, Selasa (17/3/2015), tehnik-tehnik canggih tersebut memang sudah ada. Dan kini semua itu akan menjadi nyata serta digunakan dalam keseharian, berkat CEO Alibaba Jack Ma.

Dalam sebuah ajang CeBit di Jerman, Ma mendemonstrasikan metode pembayaran futuristik. Tehni ini akan membiarkan pelanggan memverifikasi transaksi, bukan dengan sidik jari atau password, tapi dengan wajah mereka.

Ma hanya mengangkat telepon seolah-olah mengambil foto secara selfie, dan perangkat lunak pengenalan wajah men-scan wajahnya untuk memverifikasi pembelian. Dia menemukan cap souvenir dari 1.948 perdagangan kota di Alibaba, kemudian memilih tombol "membeli", dan pembayaran pun dilakukan, hanya dengan menunjukkan wajahnya ke kamera teleponnya di kasir.

"(Menggunakan) pembayaran online untuk membeli hal-hal, selalu membuat sakit kepala," katanya, menurut Re/kode. Dia menambahkan, jika pembeli lupa password, Anda khawatir tentang keamanan. "Hari ini kami akan menunjukkan sebuah teknologi baru, bagaimana di masa depan orang akan membeli barang secara online," ucap Ma.

Setelah demonstrasi, Ma tidak membuka segmen tanya jawab. Ia menjelaskan, saat pengungkapan teknologi wajah akan digunakan pada kasir default, dan metode verifikasi pembayaran pada sistem pembayaran mobile perusahaan Alipay. Namun, sangat mungkin bahwa teknologi tersebut bisa datang ke pengguna Alipay lebih awal nantinya.

Sementara itu, belum jelas dari mana teknologi ini berasal atau apa memang dikembangkan sendiri oleh Alibaba. Sebuah aplikasi yang sama, yang disebut 1U dari Hoyos Labs di AS, juga menggunakan scan wajah untuk memverifikasi password dan login di berbagai website, termasuk rekening bank.

Berbagai tingkat keamanan dapat diterapkan ke akun tertentu, sehingga perangkat lunak tidak dapat tertipu oleh gambar resolusi tinggi. Terutama untuk bisa melewati keamanan, pengguna harus membuktikan bahwa mereka masih hidup dengan menggerakkan kepala dan mata mereka. Meskipun demikian, keamanan tetap menjadi perhatian untuk biometrik, terutama di mana uang yang terlibat.
(dyt)
Berita Terkait
Alibaba Cloud Bukukan...
Alibaba Cloud Bukukan Pendapatan Rp32 Triliun pada Kuartal Ketiga 2020
Alibaba Guyur Grab Rp44,5...
Alibaba Guyur Grab Rp44,5 Triliun
Raksasa Internet China...
Raksasa Internet China Alibaba Luncurkan Teknologi AI Saingan Chat GPT
Isu PHK Tak Terbukti,...
Isu PHK Tak Terbukti, Alibaba Malah Rekrut 15.000 Pegawai
Antisipasi Hoaks dengan...
Antisipasi Hoaks dengan Memeriksa Fakta dan Berita di Internet
Alibaba Cetak Rekor...
Alibaba Cetak Rekor 583.000 Pesanan Online Per Detik di 11.11, Kok Bisa Servernya Nggak Jebol?
Berita Terkini
Ilmuwan Klaim Berhasil...
Ilmuwan Klaim Berhasil Menghitung Waktu Akhir Kehidupan Bumi
20 menit yang lalu
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
3 jam yang lalu
Video Prototipe Project...
Video Prototipe Project Aion Ungkap Konsep Sistem Operasi AI Microsoft
8 jam yang lalu
Cdidel Sandy Harianto:...
Cdidel Sandy Harianto: dari Iseng Nonton Live Streaming, Kini Jadi Idola Pemain Car Driving Indonesia
23 jam yang lalu
Percepat Transformasi,...
Percepat Transformasi, Telkom Sukses Tuntaskan Restrukturisasi 10 Entitas Bisnis
1 hari yang lalu
MacBook Air Makin Mahal,...
MacBook Air Makin Mahal, M1 Baru Rp8 Jutaan dan Bekas Rp6 Jutaan Masih Layak Dibeli?
1 hari yang lalu
Infografis
Perkembangan Tentara...
Perkembangan Tentara Robotik China Bikin Para Ahli Khawatir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved