Sebanyak 60 Ribu Akun di China Dihapus Ikuti Peraturan Baru

Minggu, 01 Maret 2015 - 09:15 WIB
Sebanyak 60 Ribu Akun...
Sebanyak 60 Ribu Akun di China Dihapus Ikuti Peraturan Baru
A A A
BEIJING - Kabar akan diberlakukannya kebijakan baru terkait akun yang dilarang di negara China, membuat para penyedia layanan jejaring sosial mengambil langkah lebih dulu. Pemerintah China akan memberlakukan kebijakan baru terkait penggunaan nama akun di internet.

Seperti dikabarkan dalam berita sebelumnya (baca: Nama Joko Widodo dan SBY Dilarang di China), kebijakan tersebut, akan mulai diberlakukan hari ini 1 Maret 2015. Tapi, jelang pemberlakuannya, beberapa jejaring sosial besar di China dilaporkan telah memulai langkah penghapusan akun-akun jejaring sosial yang dianggap melanggar kebijakan baru.

Seperti dilansir dari TNW, Minggu (1/3/2015), bila di total lebih dari 60 ribu akun jejaring sosial di QQ, WeChat serta Sina Weibo yang dihapus. Situs Alibaba dan Baidu pun turut terlibat dalam penghapusan akun jejaring sosial ini.

Kebijakan baru ini mengharuskan para pengguna internet agar tidak sembarangan menggunakan nama akun. Pemeriontah melarang penggunaan nama akun sebagai bentuk parodi terhadap para tokoh yang dikenal secara luas.

Bukan hanya itu, nama akun juga tidak boleh secara eksplisit menunjukkan kata-kata kasar, vulgar atau dianggap bisa mengancam keamanan negara. Keputusan yang diambil pemerintah China dinilai sangat bijak oleh beberapa pengguna di negara lain, termasuk Indonesia.
(dol)
Berita Terkait
Berbekal eSIM Traveling...
Berbekal eSIM Traveling 5G, Liburan di Luar Negeri Makin Mudah Akses Internet
Indosat HiFi Air Hadirkan...
Indosat HiFi Air Hadirkan Internet Rumah Instan untuk Streaming hingga WFH
Antisipasi Hoaks dengan...
Antisipasi Hoaks dengan Memeriksa Fakta dan Berita di Internet
Tingkatkan Koneksi Internet...
Tingkatkan Koneksi Internet Saat Liburan, Passpod Luncurkan Program Internet KPK
Sinyal IM3 Terus Tersambung...
Sinyal IM3 Terus Tersambung Hingga ke Pulau Kecil
Menjaga Stabilitas Jaringan...
Menjaga Stabilitas Jaringan lewat Netmonk Internet Quality 
Berita Terkini
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
1 jam yang lalu
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
6 jam yang lalu
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
6 jam yang lalu
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
7 jam yang lalu
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
9 jam yang lalu
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
13 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved