Pemerintah Kurang Tajam Terapkan Peraturan Data Center

Rabu, 17 Desember 2014 - 17:12 WIB
Pemerintah Kurang Tajam...
Pemerintah Kurang Tajam Terapkan Peraturan Data Center
A A A
JAKARTA - Belakangan ini banyak dibahas mengenai maraknya bisnis asing online masuk ke Indonesia dengan leluasanya. Mereka menganggap lahan kosong yang masih belum ada pondasi peraturan yang pasti.

Melihat kasus yang pernah terjadi dan masih belum terselesaikan masalah Google dan RIM. Kedua perusahaan ini seharusnya membangun server lokal di Indonesia.

Alasannya sangat layak, karena pengguna Blackberry di Indonesia merupakan yang tertinggi di Asia Tenggara. Hal yang sama juga akan berlaku bagi Google. Karena Google memberikan domain dan hosting gratis pada tahun pertama bagi 100.000 usaha kecil dan menengah (UKM).

Kewajiban membangun server telah sesuai dengan rancangan peraturan pemerintah (RPP) yang merupakan turunan dari Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik No 11/2008. Dimana dijelaskan bahwa perusahaan telekomunikasi asing dan bank internasional wajib membangun server atau data center di Tanah Air.

Belum lagi kita melihat Facebook yang pengguna terbesar di dunia adalah Indonesia. Tercatat sebanyak 65 juta orang warga negeri ini menggunakan Facebook. Bahkan pihak Facebook menganggap Indonesia adalah negara terpenting baginya.

"Sebenarnya peraturan itu sudah ada, dan tinggal dikuatkan lagi. Membangun sebuah data center memang tidak mudah. Namun kewajiban itu harus dijalankan," jelas Tantowi Yahya, Komisi 1 DPR RI dalam sambungan telepon dengan Sindonews.

Dia menambahkan,sebuah perusahaan internasional yang ingin membangun tempat usahanya di Indonesia harus membuat data center, ini terkait dengan semua transaksinya jika memang perusahaan itu bergerak dibidang transaksional.

Bila dilihat selama ini, pemerintah kurang 'tajam' menerapkan peraturan yang sebenarnya sudah ada. Belum ada sangsi atau tindakan tegas dari pemerintah atas semua ini.
(dol)
Berita Terkait
Indosat HiFi Air Hadirkan...
Indosat HiFi Air Hadirkan Internet Rumah Instan untuk Streaming hingga WFH
Tingkatkan Koneksi Internet...
Tingkatkan Koneksi Internet Saat Liburan, Passpod Luncurkan Program Internet KPK
Sinyal IM3 Terus Tersambung...
Sinyal IM3 Terus Tersambung Hingga ke Pulau Kecil
Memetakan Tanggung Jawab...
Memetakan Tanggung Jawab Platform Intermediary di Indonesia
Menkomdigi Meutya Hafid...
Menkomdigi Meutya Hafid Kunker Perdana ke NTT, Cek Jaringan Internet dan Dialog dengan Pelajar
Program Donasi Internet...
Program Donasi Internet Berbagi Tanpa Batas
Berita Terkini
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
3 jam yang lalu
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
7 jam yang lalu
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
1 hari yang lalu
Berbasis Open Source,...
Berbasis Open Source, Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL
2 hari yang lalu
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
2 hari yang lalu
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
3 hari yang lalu
Infografis
Mel Gibson Serukan Pemerintah...
Mel Gibson Serukan Pemerintah AS Bongkar Kebenaran Serangan 9/11
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved