Indosat Gandeng Google Lahirkan Google Public Alert

Rabu, 22 Oktober 2014 - 12:15 WIB
Indosat Gandeng Google...
Indosat Gandeng Google Lahirkan Google Public Alert
A A A
JAKARTA - Indosat menjalin kerja sama dengan Google, menghadirkan layanan Google Public Alert (layanan peringatan bencana alam) bagi pelanggan ponsel di Indonesia.

Layanan ini hadir untuk pertama kali di tanah Air. Menyediakan peringatan dini tsunami dan gempa bumi, yang dapat diakses melalui UMB dan SMS dengan fitur di ponsel pintar.

Peringatan dini bencana alam dapat diakses melalui halaman Google Public Alerts, dan platform layanan Google lainnya seperti Google Search, Google Maps dan Google Now.

Informasi bencana yang disediakan Google bersumber dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Pelanggan dapat memperoleh update informasi bencana alam dengan mengakses *123*77# dan ikuti petunjuk selanjutnya.

Setelah mengakses *123*77# lalu tekan OK/Yes dan pilih menu “info bencana disekitar”. Jika terdapat peringatan bencana, peringatan tersebut akan dikirim langsung ke perangkat seluler pelanggan.

Layanan ini telah tersedia dan dapat dinikmati oleh pelanggan prabayar dan paskabayar Indosat sejak 22 September 2014.

Kerja sama dengan Google, diklaim Indosat sebagai operator seluler pertama di Indonesia.

“Kami bangga menjadi operator seluler pertama di Indonesia yang dapat bekerja sama dengan Google, mempersembahkan layanan informasi bencana melalui akses UMB dan SMS," ujar Chief Strategy & Planning Officer Indosat Prashant Gokarn, dalam keterangan tertuis kepada Sindonews, Rabu (22/10/2014).

Dia berharap, layanan itu dapat membantu masyarakat Indonesia yang tinggal di daerah rawan bencana. Sehingga dapat memperoleh informasi dini dan melakukan antisipasi.

Di sisi lain, pejabat layanan Google Crisis Response Meryl Stone mengatakan, sangat senang menghadirkan layanan Google Public Alert yang dapat menjangkau masyarakat lebih luas di Indonesia.

"Melalui kesempatan ini, kami juga menyampaikan terima kasih kepada BMKG yang memberikan data paling aktual. Sehingga memungkinkan kami menyediakan informasi peringatan dini dan life-saving kepada masyarakat,” pungkasnya.
(dyt)
Berita Terkait
Selama Pandemik Maret-Juni...
Selama Pandemik Maret-Juni 2020, Pengguna Data Indosat Ooredoo Naik 25%
Indosat Sebar Bansos...
Indosat Sebar 'Bansos' Rp1,25 miliar untuk 5 ribu Tenaga Penjual
6 Cara Cek Pulsa Indosat,...
6 Cara Cek Pulsa Indosat, Ternyata Sangat Mudah!
Selama Pandemi, Pendapatan...
Selama Pandemi, Pendapatan Indosat Ooredoo Justru Meroket Hingga Rp27,9 Triliun
Indosat Siap Lunasi...
Indosat Siap Lunasi Obligasi Rp630 Miliar di Awal Mei
Tingkatkan Pemahaman...
Tingkatkan Pemahaman AR, Indosat Ooredoo Luncurkan Program IDCamp 2021
Berita Terkini
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
1 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
1 jam yang lalu
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
4 jam yang lalu
ChatGPT Jadi Aplikasi...
ChatGPT Jadi Aplikasi Tercepat Mencapai 1 Miliar Pengguna di Seluruh Dunia
7 jam yang lalu
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
11 jam yang lalu
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
1 hari yang lalu
Infografis
Google Mulai Kiamat?...
Google Mulai Kiamat? 10 Mesin Pencari Ini Siap Gantikan Tahta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved