Telkomsel Resmikan Regional Papua-Maluku

Senin, 08 September 2014 - 19:09 WIB
Telkomsel Resmikan Regional...
Telkomsel Resmikan Regional Papua-Maluku
A A A
JAKARTA - PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) meresmikan pembentukan Regional baru Papua-Maluku (PUMA). Ini merupakan wilayah operasi Telkomsel yang ke-11 di Indonesia. Dalam kesempatan yang sama Telkomsel sekaligus meresmikan kantor regional baru yang terletak di Gedung Wilayah Telkom Papua Jalan Kayu Batu Papua.

Direktur Utama Telkomsel Alex J. Sinaga mengatakan, area Papua dan Maluku mengalami perkembangan yang cukup pesat dalam penggunaan layanan telekomunikasi, terutama layanan data.

"Untuk itu, hadirnya kantor Regional di wilayah ini akan meningkatkan efektifitas operasional kami sehingga dapat memberikan layanan yang terbaik bagi pelanggan setia kami yang berada di wilayah Timur Indonesia,"kata dia dalam rilis yang diterima Sindonews, Senin (8/9/2014).

Kantor Regional PUMA merupakan sinergi Telkom Group yaitu Telkom, Telkomsel dan PT Graha Sarana Duta. Fungsi utama kantor baru ini untuk menunjang aktivitas operasional Sales & Customer Service serta Network Operation Telkomsel wilayah PUMA. Selain itu kantor regional ini juga akan membawahi pusat pelayanan Telkomsel (GraPARI) di wilayah Jayapura, Ambon, Sorong dan Timika.

Perkembangan Telkomsel di Kawasan Papua-Maluku dimulai pada Desember 1996 dengan membuka kantor layanan (Grapari Telkomsel) di Jayapura.

Alex mengatakan di Papua Maluku Telkomsel telah memiliki lebih dari 1.800 BTS yang terdiri dari 62% BTS 2G dan 38% BTS 3G dari total lebih dari 18 Ribu BTS yang tersebar di seluruh PAMASUKA (Papua, Maluku, Sulawesi dan Kalimantan).

Saat ini Telkomsel telah melayani lebih dari 31 juta pelanggan di PAMASUKA. Di regional PUMA sendiri terdapat 3.9 juta pelanggan KartuHalo, SimPATI dan KartuAs.

“Ini komitmen kami untuk membangun Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Telkomsel merupakan satu-satunya operator yang berkomitmen menghadirkan layanan komunikasi kelas dunia di Indonesia Timur. Agar sejajar dengan negara-negara maju di berbagai belahan dunia, sekalipun secara geografis terdapat tantangan yang luar biasa dalam penggelaran jaringan di wilayah ini”, tambah Alex.

Hingga saat ini Telkomsel menguasai 97% market share di Papua Maluku, dimana pencapaian angka tersebut tidak lepas dukungan lebih dari 17 ribu outlet yang tersebar hingga kepelosok dalam membantu pendistribusian produk ke masyarakat.

Telkomsel telah memiliki 2 gedung TTC (Telkomsel Telecommunication Centre) yang terletak di Abepura dan Timika, 5 Kantor layanan Grapari yang tersebar di Jayapura, Ambon, Sorong, Manokwari dan Timika dan 9 Grapari Kios yang tersebar di Sentani, Abepura, Biak, Tembaga Pura, Nabire, Waena, Merauke, Tual dan Fak Fak.
(dol)
Berita Terkait
Dua Cara Mudah Unreg...
Dua Cara Mudah Unreg Kartu Telkomsel
Perang Tarif Seluler...
Perang Tarif Seluler Dinilai Akan Membunuh Industri
5 Operator Seluler dengan...
5 Operator Seluler dengan Internet Tercepat di Indonesia Juni 2023, Siapa Paling Ngebut?
Mengatasi Kebobolan...
Mengatasi Kebobolan Pulsa untuk Penuhi Kebutuhan Internet
Ramadhan dan Idul Fitri,...
Ramadhan dan Idul Fitri, Telkomsel Pamasuka Siagakan 52.100 BTS
HUT ke-25 Tahun, Telkomsel...
HUT ke-25 Tahun, Telkomsel Melayani Masyarakat untuk Kemajuan Indonesia
Berita Terkini
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
1 jam yang lalu
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
8 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
9 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
13 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
14 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
15 jam yang lalu
Infografis
Menkum Usulkan Amnesti...
Menkum Usulkan Amnesti 44.000 Napi Kasus ITE hingga Terkait Papua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved