Fokus Windows Phone, Microsoft Hapus Asha

Jum'at, 18 Juli 2014 - 09:27 WIB
Fokus Windows Phone,...
Fokus Windows Phone, Microsoft Hapus Asha
A A A
WASHINGTON - Microsoft tampaknya mengambil langkah besar dalam usaha pengembangan smartphone, setelah memutuskan merumahkan 18.000 karyawan, perusahaan asal negeri Paman Sam itu berencana mengalihkan produksi Asha, Seri 40 dan Seri X menjadi Windows Phone dan Lumia.

Dilansir dari Softpedia, Jumat (18/7/2014), hal ini dipertegas lewat pernyataan CEO Microsoft, Satya Nadella yang mengatakan, beberpaa perangkat Nokia X akan kembali ke versi Lumia. Rencananya, pengalihan ini akan mulai diberlakukan dalam 18 bulan ke depan.

Namun berdasarkan laporan Verge, sebuah memo internal dari Kepala Bisnis Ponsel Microsoft, Jo Harlow mengungkapkan, perangkat Asha, Seri 40, dan Nokia X sedang pindah ke "modus pemeliharaan" dan akan segera efektif diberlakukan.

Dengan demikian, tidak akan lagi menerima fitur baru, walaupun semua produk ini masih akan ditawarkan untuk 18 bulan ke depan. Seperti yang dijelaskan oleh Stephen Elop, perangkat Android saat ini akan terus tersedia untuk pembelian dan juga akan menerima dukungan.

"Ini berarti tidak akan ada fitur baru atau pembaruan layanan pada setiap platform ponsel," ucap Jo Harlow.

Dia menambahkan, hardware yang sukses adalah tujuan di Nokia; memuaskan pelanggan dengan platform Microsoft, layanan dan aplikasi melalui hardware kami adalah tujuan Microsoft.

Artinya, Microsoft akan sepenuhnya fokus pada Windows Phone dan meningkatkan pangsa pasar di high end dan segmen entry level.

"Untuk mendorong kesuksesan dalam jangka pendek, kami berencana untuk fokus ke pasar high end dengan strategi lewat Lumia 930, Lumia 1520, dan produk-produk high end lain yang akan segera kita umumkan," kata Harlow.

Sebagai bagian dari rencana restrukturisasi, Microsoft juga akan menyudahi aplikasi MixRadio. Layanan ini juga telah dipindahkan ke modus pemeliharaan, dan mengubahnya menjadi layanan pihak ketiga.

Memo tersebut juga mengungkapkan bahwa perusahaan yang berbasis di Redmond akan mengerjakan produk unggulan baru yang akan dirilis bersamaan dengan iterasi berikutnya dari Windows Phone, yang akan tiba tahun depan dengan nama sandi Threshold.

Sebelumnya, Microsoft mengumumkan merumahkan sejumlah besar dari Divisi Perangkat dan Layanan Nokia. Perusahaan mengatakan bahwa hal itu akan merampingkan produksi di beberapa pabrik. Perusahaan asal neberi adi daya itu berkilah, proses rekayasa akan direstrukturisasi menjadi situs Nokia di Finlandia.
(dyt)
Berita Terkait
Kurang Nendang, Peramban...
Kurang Nendang, Peramban Microsoft Edge Dibekali Dua Fitur Baru
Microsoft Luncurkan...
Microsoft Luncurkan Versi Terbaru Teams, Ini Fitur-fiturnya
10 Cara Mengatasi Microsoft...
10 Cara Mengatasi Microsoft Excel Tidak Bisa Dibuka, Mudah Diikuti!
Obat Jadi Racun: Niat...
Obat Jadi Racun: Niat Perbaiki Eror, Update Windows 11 Justru Sebarkan Penyakit ke Semua Pengguna
Permohonan Pailit PT...
Permohonan Pailit PT KT Corporation Tidak Mendasar
Microsoft Siap Mengakhiri...
Microsoft Siap Mengakhiri Aplikasi Paint 3D pada November 2024
Berita Terkini
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
3 jam yang lalu
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
18 jam yang lalu
Fokus Penataan Portofolio,...
Fokus Penataan Portofolio, TelkomMetra Gandeng Fullerton Health untuk Ekspansi AdMedika Group
20 jam yang lalu
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
23 jam yang lalu
Teknologi AI Chip 500Hz...
Teknologi AI Chip 500Hz Akan Mengubah Permainan Sepak Bola di Piala Dunia 2026
1 hari yang lalu
KTT AI Bergengsi Silicon...
KTT AI Bergengsi Silicon Valley, Industri Kecerdasan Buatan Memasuki Tahap Baru
1 hari yang lalu
Infografis
Investasi Microsoft...
Investasi Microsoft di Malaysia Lebih Besar di Banding Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved