Apliksi Sphaira Bisa Pantau Rekamanan Medis Pasien

Minggu, 22 Juni 2014 - 18:09 WIB
Apliksi Sphaira Bisa...
Apliksi Sphaira Bisa Pantau Rekamanan Medis Pasien
A A A
SURABAYA - National Hospital bersama Microsoft melakukan terobosan baru di dunia medis Indonesia, melalui aplikasi Sphaira mobile. Aplikasi ini memiliki kemampuan memantau pasien dan memberikan informasi secara tepat waktu dari jarak jauh, serta akses ke data rekam medis melalui perangkat tablet Windows 8.

Melalui terobosan ini paramedis mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, berkat tersedianya akses ke rekam medis pasien dari manapun secara aman. Sehingga dokter dapat melakukan tindakan secara cepat dan akurat.

Windows 8 merupakan sistem operasi moderen dilengkapi fitur-fitur guna memudahkan pekerjaan, seperti live tiles memungkinkan status kondisi pasien ditampilkan setiap saat. Sehingga dokter dapat mengikuti perkembangan pasiennya.

Berbagai fitur keamanan kelas enterprise dari Windows 8 menjamin keamanan data rekam medis pasien, sehingga rumah sakit dapat memenuhi ketentuan kode etik perlindungan kerahasiaan pasien.

Chief Executive Officer, National Hospital, Rudy Surjanto, mengatakan aplikasi Sphaira beroperasi di perangkat tablet Windows 8 memberi berbagai kemudahan kepada para dokter dan perawat untuk mengawasi kondisi pasien dari jarak jauh, serta mengakses riwayat medis mereka saat berada di mana pun.

“Pentingnya data rekam medis sebagai dasar pengambilan tindakan, karena berisi semua catatan tentang riwayat penyakit. Hasil uji laboratorium atau radiologi, hingga tindakan maupun pengobatan pernah diberikan,” katanya, seperti siaran pers diterima Sindonews, Minggu (22/6/2014).

Rudy menambahkan, informasi dapat diakses dengan mudah, dokter dapat mengidentifikasi gejala resiko alergi serta menginstruksikan tindakan tepat walau sedang berada di luar rumah sakit sekalipun. Sphaira membantu menjaga keselamatan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD), sesaatketika pasien membutuhkan tindakan segera dari dokter, tapi dokter sedang tidak berada di tempat, perawat harus menghubungi sang dokter.

“Dengan adanya sphaira mobile, dokter dapat mengetahui kondisi pasien beserta riwayat kesehatannya secara real-time, sehingga dapat memutuskan tindakan dieksekusi perawat yang sedang bertugas.” tandasnya
(dol)
Berita Terkait
Kurang Nendang, Peramban...
Kurang Nendang, Peramban Microsoft Edge Dibekali Dua Fitur Baru
Microsoft Luncurkan...
Microsoft Luncurkan Versi Terbaru Teams, Ini Fitur-fiturnya
10 Cara Mengatasi Microsoft...
10 Cara Mengatasi Microsoft Excel Tidak Bisa Dibuka, Mudah Diikuti!
Obat Jadi Racun: Niat...
Obat Jadi Racun: Niat Perbaiki Eror, Update Windows 11 Justru Sebarkan Penyakit ke Semua Pengguna
Permohonan Pailit PT...
Permohonan Pailit PT KT Corporation Tidak Mendasar
Microsoft Siap Mengakhiri...
Microsoft Siap Mengakhiri Aplikasi Paint 3D pada November 2024
Berita Terkini
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
6 jam yang lalu
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
9 jam yang lalu
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
12 jam yang lalu
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
15 jam yang lalu
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
2 hari yang lalu
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
2 hari yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved