Program HCDA Kembangkan SDM Hadapi AFTA 2015
Jum'at, 13 Juni 2014 - 14:30 WIB

Program HCDA Kembangkan SDM Hadapi AFTA 2015
A
A
A
TANGERANG - Huawei Certified Datacom Associate (HCDA) Student Training merupakan pelatihan telekomunikasi untuk talenta lokal dari Universitas terkemuka Indonesia selama tiga tahun. Program ini dibutuhkan dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) khususnya menghadapi ASEAN Free Trade Area (AFTA) 2015.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Komunikasi dan Teknologi Informasi, Basuki Yusuf Iskandar mengatakan, Indonesia harus menyiapkan dirinya terutama dalam hal sumber daya manusia, untuk menghadapi AFTA 2015.
"Pendidikan berkualitas, yang diperkuat oleh keahlian kerja bersertifikasi, adalah aset penting yang harus dimiliki untuk menghadapi tantangan persaingan sumber daya manusia dari negara-negara
ASEAN lainnya dan kami benar-benar memusatkan perhatian terhadap hal ini," ungkapnya saat jumpa pers di Tangerang, Jumat (13/6/2014).
Basuki, lebih lanjut menjelaskan, "Kolaborasi ini sangatlah penting bagi upaya-upaya pengembangan kompetensi sumber daya manusia, terutama untuk bersaing dalam industri telekomunikasi," tandasnya.
Sementara itu, Direktur Human Capital Management (HCM), Herdy Harman mengatakan, perusahaan yakin dengan program ini. Memiliki bakat lokal dengan keahlian dalam bidang TIK, industri terus tumbuh, berkembang, dan semakin kompetitif merupakan hal penting.
"Kami berharap pertukaran pengetahuan dalam program ini akan menjadi batu loncatan yang baik bagi siswa TIK di Indonesia. Kami juga senang menyambut sepuluh mahasiswa terbaik yang akan bergabung untuk magang di Telkomsel," ucapnya.
Dia menambahkan, pihaknya memiliki keahlian dalam bisnis seluler, saat ini terfokus pada layanan digital, seharusnya dapat memberikan pengalaman berharga kepada para siswa.
Di sisi lain, Huawei telah melatih 100 mahasiswa dari 3 Univeristas terkemuka di Indonesia, diantaranya Institut Teknologi Bandung (ITB), Univeristas Gadjah Mada (UGM), dan Univeritas Telkom (Tel U). Pelatihan ini dilaksanakan sejak 7-12 Juni 2014 di dua lokasi, yaitu Pusat TIK Nasional (Pustiknas) Ciputat dan STEI ITB Huawei Training Centre, Bandung.
100 mahasiswa tersebut menerima pelatihan berfokus pada sertifikasi jaringan Huawei Certified Datacom Associate (HCDA), yang setara dengan Standar Kompentensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Network Administrator.
Sebelumnya, Perusahaan asal China ini telah memberikan pelatihan Training for Trainer kepada para pelatih tersertifikasi dari Pustiknas dan ITB, guna mendukung program pelatihan telekomunikasi talenta lokal dari Univeristas terkemuka Indonesia.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Komunikasi dan Teknologi Informasi, Basuki Yusuf Iskandar mengatakan, Indonesia harus menyiapkan dirinya terutama dalam hal sumber daya manusia, untuk menghadapi AFTA 2015.
"Pendidikan berkualitas, yang diperkuat oleh keahlian kerja bersertifikasi, adalah aset penting yang harus dimiliki untuk menghadapi tantangan persaingan sumber daya manusia dari negara-negara
ASEAN lainnya dan kami benar-benar memusatkan perhatian terhadap hal ini," ungkapnya saat jumpa pers di Tangerang, Jumat (13/6/2014).
Basuki, lebih lanjut menjelaskan, "Kolaborasi ini sangatlah penting bagi upaya-upaya pengembangan kompetensi sumber daya manusia, terutama untuk bersaing dalam industri telekomunikasi," tandasnya.
Sementara itu, Direktur Human Capital Management (HCM), Herdy Harman mengatakan, perusahaan yakin dengan program ini. Memiliki bakat lokal dengan keahlian dalam bidang TIK, industri terus tumbuh, berkembang, dan semakin kompetitif merupakan hal penting.
"Kami berharap pertukaran pengetahuan dalam program ini akan menjadi batu loncatan yang baik bagi siswa TIK di Indonesia. Kami juga senang menyambut sepuluh mahasiswa terbaik yang akan bergabung untuk magang di Telkomsel," ucapnya.
Dia menambahkan, pihaknya memiliki keahlian dalam bisnis seluler, saat ini terfokus pada layanan digital, seharusnya dapat memberikan pengalaman berharga kepada para siswa.
Di sisi lain, Huawei telah melatih 100 mahasiswa dari 3 Univeristas terkemuka di Indonesia, diantaranya Institut Teknologi Bandung (ITB), Univeristas Gadjah Mada (UGM), dan Univeritas Telkom (Tel U). Pelatihan ini dilaksanakan sejak 7-12 Juni 2014 di dua lokasi, yaitu Pusat TIK Nasional (Pustiknas) Ciputat dan STEI ITB Huawei Training Centre, Bandung.
100 mahasiswa tersebut menerima pelatihan berfokus pada sertifikasi jaringan Huawei Certified Datacom Associate (HCDA), yang setara dengan Standar Kompentensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Network Administrator.
Sebelumnya, Perusahaan asal China ini telah memberikan pelatihan Training for Trainer kepada para pelatih tersertifikasi dari Pustiknas dan ITB, guna mendukung program pelatihan telekomunikasi talenta lokal dari Univeristas terkemuka Indonesia.
(dyt)