Microsoft: Piranti usang bikin data terbatas

Kamis, 08 Mei 2014 - 16:07 WIB
Microsoft: Piranti usang...
Microsoft: Piranti usang bikin data terbatas
A A A
Sindonews.com - Kebutuhan kecepatan dalam pengolahan data semakin dibutuhkan, mengingat akan datangnya kondisi data melimpah atau Big Data.

Sayang, masih banyak perusahaan di Indonesia mengelola data dan melakukan analisa dengan piranti yang sudah usang. Hal ini akan memakan waktu dan terlalu kompleks, serta menjadikan data teritori terbatas.

"Jadi untuk mendapatkan manfaat sebesar-besarnya dari data serta mempersiapkan diri untuk menghadapi era ambient intelligence, konsumen perlu mengembangkan data culture. Kondisi tersebut dapat mendorong keingintahuan, tindakan, dan eksperimen bagi semua orang di sebuah organisasi, di sebuah platform data yang mendekatkan data dan insight menjadi terjangkau oleh semua," jelas Business Group Lead, Server and Tools Business, Microsoft Indonesia, Aries Triwahyuni dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (8/5/2014).

Dia menambahkan, peningkatan kinerja hingga 30 kali lipat dibandingkan versi sebelumnya, semua orang di dalam organisasi dapat menikmati manfaat data secara optimal dan real time.

"Pada dasarnya kecepatan merupakan faktor krusial, terutama di industri, seperti keuangan, ritel, dan kesehatan," ucap Aries.
(dmd)
Berita Terkait
Kurang Nendang, Peramban...
Kurang Nendang, Peramban Microsoft Edge Dibekali Dua Fitur Baru
Microsoft Luncurkan...
Microsoft Luncurkan Versi Terbaru Teams, Ini Fitur-fiturnya
10 Cara Mengatasi Microsoft...
10 Cara Mengatasi Microsoft Excel Tidak Bisa Dibuka, Mudah Diikuti!
Obat Jadi Racun: Niat...
Obat Jadi Racun: Niat Perbaiki Eror, Update Windows 11 Justru Sebarkan Penyakit ke Semua Pengguna
Permohonan Pailit PT...
Permohonan Pailit PT KT Corporation Tidak Mendasar
Microsoft Siap Mengakhiri...
Microsoft Siap Mengakhiri Aplikasi Paint 3D pada November 2024
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
7 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
8 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
12 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
12 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
13 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
14 jam yang lalu
Infografis
Angka Kemiskinan Indonesia...
Angka Kemiskinan Indonesia Turun, Ekonom Ragukan Data BPS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved