Cara pintar hemat bahan bakar
Rabu, 19 Maret 2014 - 11:27 WIB
Cara pintar hemat bahan bakar
A
A
A
Sering kita mengeluhkan, kalau kendaraan yang biasa kita gunakan sangat haus BBM alias boros. Padahal kita melihat iklannya dikatakan kendaraan yang kita miliki irit BBM. Belum lagi masalah harga BBM yang terus naik semakin mahal.
Itu belum seberapa, penggunaan bahan bakar juga berdampak terhadap planet kita. Semakin banyak kita menggunakan bahan bakar, semakin banyak CO2 yang dilepaskan ke atmosfer dengan kombinasi emisi berbahaya lainnya yang tidak baik bagi manusia.
Persoalan diatas sebenarnya bisa diatasi bila kita benar benar mau serius menerapkannya. Ada beberapa tips yang harus kita lakukan yaitu :
1. Mengubah gaya berkendara, terapkan perilaku berkendara dengan benar (eco driving). Selalu menjaga sistem kemudi kendaraan, sistem kopling, sistem pengereman, dan sistem suspensi. Misalnya menjaga putaran mesin tetap rendah, hindari akselerasi dan pengereman berlebihan.
Hindari melakukan rem dan gas berulang-ulang. Di saat Anda rem, akselarasi dari kecepatan nol akan lebih menambah penggunaan bensin, gunakan engine brake untuk memperlambat laju kendaraan.
Tekan pedal gas secara perlahan untuk menambah kecepatan. menekan pedal secara mendadak dan cepat, akan sangat mempercepat putaran mesin sehingga BBM pun menjadi boros. Atur putaran RPM mesin di angka 1500 sampai 2000, usahakan jangan lebih dari 2000. Usahakan melaju dengan stabil. Kendaraan akan lebih hemat bensin jika berjalan stabil pada kecepatan antara 60 – 80 km per jam.
Tidak harus mengendarai pelan untuk menghemat bahan bakar, melaju kencang jika prosedur mengemudinya baik bisa menghemat bahan bakar (lebih efisien). Eco driving bisa hemat bahan bakar minimal 10%, ramah lingkungan, selamat dan nyaman.
2. Sebelum mengemudi dan menggunakan kendaraan pastiakan kondisi mobil tetap prima. Jangan lupa periksa tekanan udara ban harus normal, karena ini berpengaruh dengan beban mobil saat berjalan.
3. Matikan AC jika tidak diperlukan, selalu gunakan bahan bakar yang direkomendasikan sesuai dengan mesin mobil yang dikendarai. Hal ini berpengaruh dengan akselerasi dan kerja mesin yang harus maksimal.
4. Panaskan mesin secukupnya, biasanya masing-masing mobil memiliki indicator yang memberitahu bahwa pemanasan mesin sudah cukup, kurang lebih 3-5 menit.
5. Rencanakan perjalanan menuju lokasi dengan memilih jarak yang efisien. Bisa memantau lewat aplikasi gadget Anda bagaimana tingkat kemacetan, jam sibuk, bahkan sampai jalan alternative jika terkena macet.
Dari kesemua tips diatas yang terpenting adalah selalu melakukan service kendaraan secara berkala, performa kendaraan juga mempengaruhi penggunaan BBM kendaraan Anda. Semakin bagus kondisi performa kendaraan, penggunaan BBM juga akan lebih hemat. (Pengalaman dan berbagai sumber)
Itu belum seberapa, penggunaan bahan bakar juga berdampak terhadap planet kita. Semakin banyak kita menggunakan bahan bakar, semakin banyak CO2 yang dilepaskan ke atmosfer dengan kombinasi emisi berbahaya lainnya yang tidak baik bagi manusia.
Persoalan diatas sebenarnya bisa diatasi bila kita benar benar mau serius menerapkannya. Ada beberapa tips yang harus kita lakukan yaitu :
1. Mengubah gaya berkendara, terapkan perilaku berkendara dengan benar (eco driving). Selalu menjaga sistem kemudi kendaraan, sistem kopling, sistem pengereman, dan sistem suspensi. Misalnya menjaga putaran mesin tetap rendah, hindari akselerasi dan pengereman berlebihan.
Hindari melakukan rem dan gas berulang-ulang. Di saat Anda rem, akselarasi dari kecepatan nol akan lebih menambah penggunaan bensin, gunakan engine brake untuk memperlambat laju kendaraan.
Tekan pedal gas secara perlahan untuk menambah kecepatan. menekan pedal secara mendadak dan cepat, akan sangat mempercepat putaran mesin sehingga BBM pun menjadi boros. Atur putaran RPM mesin di angka 1500 sampai 2000, usahakan jangan lebih dari 2000. Usahakan melaju dengan stabil. Kendaraan akan lebih hemat bensin jika berjalan stabil pada kecepatan antara 60 – 80 km per jam.
Tidak harus mengendarai pelan untuk menghemat bahan bakar, melaju kencang jika prosedur mengemudinya baik bisa menghemat bahan bakar (lebih efisien). Eco driving bisa hemat bahan bakar minimal 10%, ramah lingkungan, selamat dan nyaman.
2. Sebelum mengemudi dan menggunakan kendaraan pastiakan kondisi mobil tetap prima. Jangan lupa periksa tekanan udara ban harus normal, karena ini berpengaruh dengan beban mobil saat berjalan.
3. Matikan AC jika tidak diperlukan, selalu gunakan bahan bakar yang direkomendasikan sesuai dengan mesin mobil yang dikendarai. Hal ini berpengaruh dengan akselerasi dan kerja mesin yang harus maksimal.
4. Panaskan mesin secukupnya, biasanya masing-masing mobil memiliki indicator yang memberitahu bahwa pemanasan mesin sudah cukup, kurang lebih 3-5 menit.
5. Rencanakan perjalanan menuju lokasi dengan memilih jarak yang efisien. Bisa memantau lewat aplikasi gadget Anda bagaimana tingkat kemacetan, jam sibuk, bahkan sampai jalan alternative jika terkena macet.
Dari kesemua tips diatas yang terpenting adalah selalu melakukan service kendaraan secara berkala, performa kendaraan juga mempengaruhi penggunaan BBM kendaraan Anda. Semakin bagus kondisi performa kendaraan, penggunaan BBM juga akan lebih hemat. (Pengalaman dan berbagai sumber)
(dol)