Penelitian: Pasien Sembuh dari Virus Corona Tak Bisa Terinfeksi Ulang

Rabu, 18 Maret 2020 - 18:43 WIB
Penelitian: Pasien Sembuh...
Penelitian: Pasien Sembuh dari Virus Corona Tak Bisa Terinfeksi Ulang
A A A
CHINA - Monyet tidak dapat diinfeksi ulang dengan virus Corona karena mereka dapat menambah imunitas dalam tubuh. Para peneliti menepis kekhawatiran pasien yang mungkin kambuh setelah masa pemulihan dari infeksi virus Corona.

Para peneliti di China telah melakukan percobaan dengan menginfeksikan virus Corona ke monyet jenis Rhesus dan membiarkan mereka pulih. Kemudian, virus Corona diinfeksikan kembali setelah 28 hari setelah infeksi awal.

Hasil percobaan mengungkapkan bahwa monyet telah mengembangkan perlindungan terhadap infeksi awal dan tidak menyerah untuk kedua kalinya. Ini menjadikan tim berpendapat, akan menyarankan pasien di China yang terindikasi telah terinfeksi ulang virus Corona untuk tidak sepenuhnya mengatasi infeksi tersebut.

Para peneliti mengatakan bahwa temuan ini memiliki potensi untuk membantu mengevaluasi pengembangan vaksin COVID-19.

Dalam penelitian mereka, Linlin Bao dari Akademi Ilmu Kedokteran China dan rekannya telah menginfeksi empat monyet Reshus China dewasa dengan virus SARS-CoV-2. Mereka mengamati perkembangan penyakit yang dihasilkan selama 28 hari ke depan.

Pemantauan meliputi berat badan dan suhu hewan. Mereka juga mengambil berbagai sample untuk mengukur beban virus.

Selama infeksi, tim mengamati, sebagian besar hewan kehilangan berat badan antara 200 hingga 400 gram. Tanda nafsu makan juga mulai berkurang dan tingkat pernapasan lebih tinggi dengan postur membungkuk.

Penelitian ini mengungkapkan bahwa beban virus pada monyet memuncak sekitar tiga hari setelah terinfeksi. Masa ini perlahan-lahan mulai hilang hingga tidak terdeteksi setelah 14 hari.

"Secara keseluruhan, hasil kami menunjukkan bahwa infeksi SARS-CoV-2 pertama dapat melindungi dari infeksi berikutnya, yang memiliki referensi prognosis penyakit dan implikasi vital untuk desain vaksin," tulis para peneliti, dikutip dari dailymail.

Para peneliti menambahkan dari penelitian longitudinal, infeksi ulang tidak dapat terjadi jika monyet menghasilkan antibodi penawar pada tahap awal setelah infeksi pertama. "Sejalan dengan itu, memulihkan pasien tidak akan menular ketika mereka membangun antibodi spesifik yang cukup untuk mengembangkan kekebalan terhadap SARS-CoV-2," tambahnya.

Dalam kasus ini, tim menulis, ada kemungkinan bahwa tes virus Corona memberikan hasil negatif palsu sebelum pasien dilepaskan. Di mana pasien yang belum pulih sepenuhnya dari infeksi awal tetapi memenuhi kriteria pemulangan.

"Oleh karena itu, penyempurnaan lebih lanjut dari teknik diagnostik, pemantauan antibodi dan pengujian sampel dari saluran pernapasan bawah sangat penting untuk penyembuhan infeksi SARS-CoV-2," kata para peneliti. (Fandy Afryanto Putra)
(mim)
Berita Terkait
Ramu Imunitas Tubuh,...
Ramu Imunitas Tubuh, Ilmuwan Suntikan Virus Corona ke Monyet Rhesus
Vaksin China yang Dikembangkan...
Vaksin China yang Dikembangkan pada Sel Serangga Siap Diuji Coba ke Manusia
Tidak Lulus Sekolah,...
Tidak Lulus Sekolah, Inilah Penemu Pertama Virus Corona 1964
Peneliti China Indikasikan...
Peneliti China Indikasikan Virus Corona Tak Berasal dari Wuhan
Riset Terbaru Ungkap...
Riset Terbaru Ungkap Perokok Aktif Lebih Kecil Tertular Virus Corona
Peneliti Tuding Virus...
Peneliti Tuding Virus Corona ada di China sejak Agustus 2019
Berita Terkini
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
2 jam yang lalu
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
9 jam yang lalu
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
10 jam yang lalu
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
15 jam yang lalu
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
1 hari yang lalu
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
1 hari yang lalu
Infografis
Ukraina Akui Jet tempur...
Ukraina Akui Jet tempur F-16 AS Tak Bisa Tandingi Su-35 Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved