Terdesak! AS Gunakan Remdesivir untuk Sembuhkan Pasien Corona

Sabtu, 14 Maret 2020 - 19:02 WIB
Terdesak! AS Gunakan...
Terdesak! AS Gunakan Remdesivir untuk Sembuhkan Pasien Corona
A A A
NEW YORK - Ilmuwan AS di University of California berhasil menyelamatkan seorang wanita yang akan meninggal dunia dari pandemi mematikan COVID-19. Ilmuwan ini menggunakan Remdesivir Ramuan yang disebut buatan Ali Mohamded Zaki saat Arab Saudi dilanda virus meatikan 2012 lalu.

Seperti dilansir dari DAily Sabtu (14/3/2020), Pasien yang berhasil diselamatkan sudah "akan meninggal" dan berhasil diselamatkan dengan obat percobaan. Pasien yang sakit kritis, dikonfirmasi orang yang pertama kali tertular COVID-19 di AS pada 26 Februari, lapor sebuah jurnal sains Amerika.

Ketika kondisinya memburuk, izin diberikan berdasarkan undang-undang penggunaan berbelas kasih dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS untuk menggunakannya sebagai subjek uji untuk obat bernama 'Remdesivir.'

Obat itu sebelumnya hanya diuji pada monyet di AS, terinfeksi dengan variasi coronavirus yang disebut Middle East respiratory syndrome syndrome (MERS-CoV).

ilmuwan Amerika Serikat menggunakan vaksin Remdesivir yang diklaim hasil pengembangan vaksin milik Ali Mohamed Zaki.Bahkan AS, akui beberapa uji klinis lain dari remdesivir untuk COVID-19 diyakini sedang berlangsung di China. Sementara itu, beberapa pasien manusia yang sakit dengan COVID-19 telah menggunakan obat percobaan dalam upaya untuk pulih. BACA JUGA: AS Buktikan Vaksin Ali Mohamed Zaki Sembuhkan Corona di Monyet

Temuan penelitian, yang diterbitkan bulan ini, mengungkapkan tiga kelompok monyet diobati dengan remdesivir. Perincian temuan, Drug Target Review melaporkan satu kelompok primata, bertempat di sebuah lab di Hamilton, Montana, menerima obat 24 jam sebelum infeksi dengan MERS-CoV.

Kelompok lain diberikan vaksin sekitar 12 jam setelah infeksi dan kelompok kontrol lain tidak menerima perawatan apa pun. BACA JUGA: Dunia Cari Ali Mohamed Zaki Pembasmi Virus Corona di Arab Saudi

Para ilmuwan NIH mengatakan "Remdesivir sebelumnya telah melindungi hewan terhadap berbagai virus dalam percobaan laboratorium. Obat ini telah ditunjukkan secara eksperimental untuk secara efektif mengobati monyet yang terinfeksi virus Ebola dan Nipah,"

“Para ilmuwan menunjukkan bahwa hasil studi yang menjanjikan mendukung uji klinis tambahan remdesivir untuk MERS-CoV dan 2019-nCoV. Setidaknya dua uji klinis remdesivir untuk 2019-nCoV sedang berlangsung di Cina, dan pasien lain dengan infeksi 2019-nCoV memiliki menerima obat di bawah protokol penggunaan welas asih. " tulis ilmuan NIH.
(wbs)
Berita Terkait
Foto-Foto Labotarium...
Foto-Foto Labotarium Wuhan Simpan 1.500 Virus Termasuk COVID-19
Ramu Imunitas Tubuh,...
Ramu Imunitas Tubuh, Ilmuwan Suntikan Virus Corona ke Monyet Rhesus
Tidak Lulus Sekolah,...
Tidak Lulus Sekolah, Inilah Penemu Pertama Virus Corona 1964
Peneliti China Indikasikan...
Peneliti China Indikasikan Virus Corona Tak Berasal dari Wuhan
Peneliti Tuding Virus...
Peneliti Tuding Virus Corona ada di China sejak Agustus 2019
Riset Terbaru Ungkap...
Riset Terbaru Ungkap Perokok Aktif Lebih Kecil Tertular Virus Corona
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
12 jam yang lalu
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
15 jam yang lalu
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
16 jam yang lalu
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
1 hari yang lalu
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
1 hari yang lalu
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
1 hari yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved