Menyebar dan Membunuh dengan Cepat, Inilah Sifat Genetik Virus Corona

Jum'at, 28 Februari 2020 - 00:02 WIB
Menyebar dan Membunuh...
Menyebar dan Membunuh dengan Cepat, Inilah Sifat Genetik Virus Corona
A A A
WUHAN - Wabah virus Corona yang terus menyebar di beberapa negara tingkat kematian semakin sporadis dan menakutkan. Menurut para ahli virus ini mampu menbunuh manusia hanya dengan hitungan menit.

Artikel Lancet melaporkan Virus Corona menurut Profesor Roujian Lu dari Laboratorium Utama Keamanan Hayati China, Institut Nasional untuk Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Virus, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tiongkok, dan rekan penulisnya berkomentar dalam sebuah makalah tanggal 30 Januari di Lancet bahwa “rekombinasi mungkin bukan alasan untuk munculnya virus ini.”

Sebuah penelitian pada 27 Januari 2020 oleh 5 ilmuwan Yunani menganalisis hubungan genetik jenis Coronavirus baru tahun 2019 dan menemukan bahwa “Novel Coronavirus menyediakan garis keturunan baru untuk hampir setengah dari genomnya, tanpa hubungan genetik yang dekat dengan virus lain dalam subgenus sarbecovirus,” dan memiliki segmen menengah yang tidak biasa yang belum pernah dilihat sebelumnya dalam Coronavirus apa pun.

Artikel yang diterbitkan dalam Journal of Medical Virology Studi ini melihat melalui kode protein yang disukai virus, dan menunjukkan bahwa hewan yang paling mungkin menampung virus korona yang dalam istilah ilmiah dinamakan 2019-nCoV itu adalah ular.

“Hasil yang diperoleh dari analisis evolusi menunjukkan untuk pertama kalinya bahwa ular adalah reservoir satwa liar yang paling memungkinkan untuk penyebaran virus corona Wuhan,” kata ahli.

Sekadar informasi, seperti dilansir situs Webmd, sebagian besar virus corona menyebar dengan cara yang sama dengan virus penyebab flu lainnya. Virus bisa tersebar melalui orang yang terinfeksi saat batuk dan bersin.

Virus juga dapat tersebar apabila seseorang menyentuh tangan atau wajah orang yang terinfeksi, atau dengan menyentuh hal-hal seperti gagang pintu yang disentuh oleh orang yang terinfeksi.

Hampir setiap orang mendapatkan infeksi coronavirus setidaknya sekali dalam hidup mereka. Di Amerika Serikat, coronavirus atau virus korona lebih umum terjadi pada musim gugur dan musim dingin, tetapi siapa pun dapat terkena infeksi virus tersebut kapan saja.
(wbs)
Berita Terkait
Foto-Foto Labotarium...
Foto-Foto Labotarium Wuhan Simpan 1.500 Virus Termasuk COVID-19
Ramu Imunitas Tubuh,...
Ramu Imunitas Tubuh, Ilmuwan Suntikan Virus Corona ke Monyet Rhesus
Tidak Lulus Sekolah,...
Tidak Lulus Sekolah, Inilah Penemu Pertama Virus Corona 1964
Peneliti China Indikasikan...
Peneliti China Indikasikan Virus Corona Tak Berasal dari Wuhan
Riset Terbaru Ungkap...
Riset Terbaru Ungkap Perokok Aktif Lebih Kecil Tertular Virus Corona
Peneliti Tuding Virus...
Peneliti Tuding Virus Corona ada di China sejak Agustus 2019
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
20 jam yang lalu
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
23 jam yang lalu
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
1 hari yang lalu
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
1 hari yang lalu
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
1 hari yang lalu
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
1 hari yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved