WHO Mulai Pasrah, Ahli Yakin Corona Akan Menjangkau Setiap Negara

Minggu, 23 Februari 2020 - 00:02 WIB
WHO Mulai Pasrah, Ahli...
WHO Mulai Pasrah, Ahli Yakin Corona Akan Menjangkau Setiap Negara
A A A
WUHAN - Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) Jumat (21/2), pastikan “Waktu hampir habis” untuk menghentikan perebakan virus korona, karena perebakan di luar China terus berkembang.

Bahkan Para Ahli kesehatan memprediksi Virus Corona COVID-19 kemungkinan akan menjangkau setiap negara di planet ini. Mereka juga memperingatkan bahwa semakin lama wabah Virus Corona terus berlanjut, maka semakin besar risiko pandemi global yang dapat mengancam jutaan jiwa.

“Kita masih berada dalam tahapan dimana usaha pembatasan penyebaran masih bisa dilakukan, tapi kesempatan untuk melakukan hal itu semakin kecil.” tutur Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus seperti dilansir The NYTimes

Ia mengatakan, kendati jumlah penderita di luar China masih relatif kecil, ia cemas karena munculnya kasus-kasus di seluruh dunia yang tampaknya tidak ada hubungan yang jelas dengan China.

James Gorie Penulis Buku The China Crisis menulis semakin lama Coronavirus tidak terkendalikan, maka semakin sulit menemukan vaksinnya. Alasannya adalah sederhana namun menghancurkan.

" Virus COVID-19 berkemampuan berubah bentuk dengan cepat, ini dikenal sebagai tingkat mutasi. Saat terjadi mutasi pada virus COVID-19, strain baru virus COVID-19 dapat berkembang dari waktu ke waktu," tulis buku tersebut.

Strain baru tersebut akan akrab dengan sistem kekebalan tubuh manusia dan belum asing bagi sistem kekebalan tubuh manusia pada saat yang sama. Proses tersebut adalah logis dan mematikan.

Saat virus tersebut menginfeksi korban, virus mengumpulkan informasi lebih lanjut mengenai sistem kekebalan tubuh manusia. Virus tersebut kemudian bermutasi sehingga menjadi lebih mudah beradaptasi dengan sistem kekebalan tubuh manusia yang baru.

Proses adaptasi semacam itu membuat virus tersebut semakin mematikan. Bahkan, lebih dari 20 jenis Novel Coronavirus ditemukan pada manusia yang terinfeksi.

Itulah sebabnya dan bagaimana virus COVID-19 berpotensi menjadi lebih menular dan dengan daya mematikan yang lebih tinggi daripada strain yang ada saat ini. Ditambah lagi, dengan masa inkubasi tanpa gejala hingga 24 hari, potensi pandemi menjadi lebih besar dan sudah pasti lebih mematikan.
(wbs)
Berita Terkait
Foto-Foto Labotarium...
Foto-Foto Labotarium Wuhan Simpan 1.500 Virus Termasuk COVID-19
Ramu Imunitas Tubuh,...
Ramu Imunitas Tubuh, Ilmuwan Suntikan Virus Corona ke Monyet Rhesus
Tidak Lulus Sekolah,...
Tidak Lulus Sekolah, Inilah Penemu Pertama Virus Corona 1964
Peneliti China Indikasikan...
Peneliti China Indikasikan Virus Corona Tak Berasal dari Wuhan
Riset Terbaru Ungkap...
Riset Terbaru Ungkap Perokok Aktif Lebih Kecil Tertular Virus Corona
Peneliti Tuding Virus...
Peneliti Tuding Virus Corona ada di China sejak Agustus 2019
Berita Terkini
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
10 menit yang lalu
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
21 jam yang lalu
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
23 jam yang lalu
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
1 hari yang lalu
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
1 hari yang lalu
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
1 hari yang lalu
Infografis
Bos Shin Bet Israel...
Bos Shin Bet Israel Yakin akan Berdirinya Negara Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved