Indosat Ooredoo Klaim Reorganisasi Tawarkan Kompensasi Lebih dari UU

Sabtu, 15 Februari 2020 - 23:37 WIB
Indosat Ooredoo Klaim...
Indosat Ooredoo Klaim Reorganisasi Tawarkan Kompensasi Lebih dari UU
A A A
JAKARTA - Sebanyak 500 karyawan PT Indosat Tbk dikabarkan diberhentikan secara sepihak, Jumat (14/2/2020). Hal ini diungkap oleh Ketua Bidang Humas dan Media Serikat Pekerja Indosat periode 2019-2021, Ismu Hasyim.

Menjawab hal itu, manajemen Indosat Ooredoo membela diri bahwa apa yang mereka lakukan bukanlah seperti pemberitaan yang muncul ke permukaan. Kebijakan itu adalah bagian dari perubahan organisasi yang dirancang guna menjadikan bisnis lebih lincah. Harapannya, perusahaan lebih fokus kepada pelanggan dan lebih dekat dengan kebutuhan pasar.

“Kami akan terus melanjutkan strategi tiga tahun untuk bertransformasi menjadi perusahaan yang lebih lincah dan terpercaya. Hari ini kami telah mengumumkan langkah baru untuk menyesuaikan organisasi kami dengan perubahan kebutuhan pasar,” ungkap Director & Chief of Human Resources Irsyad Sahroni di Jakarta, Sabtu, (15/02/2020).

Dalam pengumuman kepada karyawan kemarin, President Director & CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama menyampaikan tiga perubahan vital terhadap bisnis Indosat Ooredoo. Pertama, memperkuat tim regional agar lebih cepat mengambil keputusan dan lebih dekat dengan pelanggan.

Kedua, sambung dia, pengalihan penanganan jaringan ke pihak ketiga, penyedia jasa Managed Service, sejalan dengan praktik terbaik di industri. Terakhir, menggelar rightsizing organisasi, menambah SDM untuk meningkatkan daya saing, dan meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pelanggan, serta merampingkan SDM di beberapa fungsi bisnis.

Mengomentari dampak pengumuman ini, Irsyad menegaskan, pihaknya telah mengkaji secara menyeluruh semua opsi. "Sehingga pada kesimpulan bahwa kami harus mengambil tindakan yang sulit ini, namun sangat penting bagi kami untuk dapat bertahan dan bertumbuh,” katanya.

Irsyad juga mengatakan, manajemen mengambil langkah yang fair sesuai dengan ketentuan yang berlaku, mengomunikasikan langsung secara transparan kepada setiap karyawan baik yang terkena dampak maupun yang tidak. Serta memberikan paket kompensasi yang jauh lebih baik dari yang dipersyaratkan oleh undang-undang bagi karyawan yang terkena dampak.

Per jumat kemarin (14/2/2020), ungkap dia, dari 677 karyawan yang terdampak, lebih dari 80% telah setuju menerima paket kompensasi ini. "Kami juga menjalin kerja sama dengan mitra Managed Service untuk memberi kesempatan bagi mereka agar tetap dapat bekerja di mitra kami tersebut,” klaim Irsyad.

Irsyad menambahkan, pihaknya percaya langkah ini akan meningkatkan kinerja Indosat Ooredoo, membantu perusahaan untuk tetap kompetitif di tengah tantangan disrupsi, mengoptimalkan layanan, dan menghadirkan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan. "Ini adalah salah satu langkah strategis dalam menjadikan Indosat Ooredoo sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan yang terpercaya,” cetusnya. (Baca juga: 500 Karyawan Indosat Pusat Diberhentikan Secara Sepihak )

Ismu Hasyim menyampaikan, serikat pekerja, secara lembaga, sebelumnya telah mempertanyakan adanya isu yang merebak dan telah meresahkan suasana kerja dalam forum komunikasi dengan manajemen melalui surat resmi. "Namun kami belum mendapatkan ajakan pembahasan terkait hal tersebut dan baru disampaikan kepada pengurus inti pada hari ini bersamaan dengan proses pemberitahuan yang dijalani seluruh karyawan," ucapnya.
(mim)
Berita Terkait
Teknologi Comviva Dukung...
Teknologi Comviva Dukung Indosat Ooredoo Manjakan Konsumen
Layanan Pelanggan Indosat...
Layanan Pelanggan Indosat Ooredoo Raih Penghargaan
Pabrik Mulai Berproduksi,...
Pabrik Mulai Berproduksi, VW Ubah Logo seperti Game PacMan
Sosialisasikan COVID-19,...
Sosialisasikan COVID-19, Pengelola Apartemen Manfaatkan Jaringan TV Lokal
GIIAS 2021, AFL Goda...
GIIAS 2021, AFL Goda Pengunjung dengan Beragam Promo Menarik
Ide Ini Belum Dipikirkan...
Ide Ini Belum Dipikirkan Merek Lain, Hyundai Bangun Mobil dengan Empat Kaki
Berita Terkini
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
1 jam yang lalu
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
14 jam yang lalu
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
16 jam yang lalu
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
17 jam yang lalu
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
17 jam yang lalu
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
19 jam yang lalu
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved