Cashwagon Gelar Edukasi Bagi Para Calon Pemberi Pinjaman

Minggu, 26 Januari 2020 - 13:30 WIB
Cashwagon Gelar Edukasi...
Cashwagon Gelar Edukasi Bagi Para Calon Pemberi Pinjaman
A A A
JAKARTA - Cashwagon Indonesia yang diluncurkan pada November 2017, muncul sebagai platform P2P inovatif, yang sanggup mengubah cara orang memperoleh dana tambahan dan mengakses cicilan jangka pendek secara online.

Platform tersebut membantu menghubungkan para pemberi pinjaman dengan para peminjam yang sudah diverifikasi oleh sebuah software penilaian berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dimiliki Cashwagon. Bahkan mengklaim mereka meraih keuntungan minimal Rp500.000.

Selain sebagai platfotm P2P yang inovatif, Cashwagon juga ingin memberikan kontribusi positif dengan mengedukasi tentang pendanaan kepada semua pihak dalam ekosistemnya. Salah satu contohnya adalah dengan menggelar Cashwagon The Rich Club, yakni sebuah acara small gathering untuk para calon pemberi pinjaman potensial yang akan duduk bersama dengan perwakilan Cashwagon, serta mendengarkan sharing session dari seorang financial planner.

Acara talk show yang dikemas dalam konsep high tea ini digelar pada 20 Januari lalu di The Maj, Senayan, Jakarta dengan mengundang seorang Financial Planner, Franky Nangoy. Dia berbagi dan berdiskusi seputar tren di dunia pendanaan saat ini.

Franky Nangoy juga berbagi tips mengenai bagaimana mengenali peluang pendanaan dengan baik. Tentunya akan ada sesi dari perwakilan Cashwagon yang akan menjelaskan tentang benefit yang akan dirasakan oleh para calon pemberi pinjaman ketika bergabung dengan Cashwagon.

Cashwagon sendiri telah mengalami pertumbuhan yang signifikan hanya dalam waktu dua tahun. Dengan lebih dari 350.000 peminjam yang telah terverifikasi, lebih dari sejuta pinjaman yang telah diproses melalui aplikasi ini, maka nilai pinjaman yang sudah dicairkan lebih dari Rp1,5 triliun. “Cashwagon memang menjadi jawaban atas tantangan literasi keuangan dan keterbatasan institusi tradisional saat ini,” kata Asri.

Di satu sisi, tutur dia, Cashwagon membuka akses pinjaman jangka pendek untuk masyarakat Indonesia yang sangat membutuhkan dana. Di sisi lain, para pemberi pinjaman juga dapat memperoleh keuntungan signifikan dari kesepakatan tersebut.

“Para pemberi pinjaman dapat meraih Presentase Bunga Tahunan (APR) hingga 25% hanya dengan mendaftar, memilih strategi pendapatan, dan menyalurkan dananya. Cashwagon juga sudah menyiapkan tawaran spesial di ulang tahun keduanya, yakni berupa tambahan bonus bunga 5% APR,” tutur Asri.

Dikatakannya, penawaran spesial ini juga memungkinkan para pemberi pinjaman memilih produk dengan total bunga tahunan maksimal 30% per tahun. Tawaran ini berlaku mulai 20-31 Januari 2020.

Untuk pendanaan dengan tenor 180 hari atau lebih, Cashwagon membuat pilihan pembayaran bunga bulanan yang menjadikan pendanaan P2P platform ini terasa klasik. Jika pemberi pinjaman memilih pendapatan dalam jangka pendek, yang bersangkutan akan mendapatkan semua bunga pada saat jatuh tempo.

“Dan tentunya, pemberi pinjaman dapat memilih untuk menarik uang serta pendapatannya, atau mempercayakannya lagi pada Cashwagon, untuk menghasikan lebih banyak lagi,” sambungnya.

Pihaknya merasa bangga dengan apa yang telah dicapai perusahaan dalam waktu dua tahun terakhir. “Namun kami juga sadar, bahwa perjalanan masih panjang. Kami terus mengusahakan yang terbaik untuk para pemberi pinjaman dalam mencari tambahan penghasilan, dan para peminjam yang merasa terabaikan oleh lembaga keuangan tradisional,” janji Asri Anjarsari.

Dia menjelaskan, keberhasilan Cashwagon sampai saat ini ditopang oleh sistem penilaian berbasis teknologi AI yang mereka punya. Teknologi itu memungkinkan perusahan dengan cepat menentukan kemampuan seorang peminjam dalam membayar cicilan, untuk efisiensi, dan keamanan.

“Sebagai perusahaan yang 100% digital, kami lebih lincah, cepat dan fleksibel daripada tipikal sebuah lembaga perbankan. Dana operasi kami yang minim menjadi salah satu alasan mengapa kami dapat menawarkan suku bunga yang kompetitif untuk para pemberi pinjaman,” klaimnya lagi.
(mim)
Berita Terkait
Shinhan Future’s Lab...
Shinhan Future’s Lab Indonesia dan Xendit Dorong Perkembangan 10 Startups
Selama Enam Tahun, Aplikasi...
Selama Enam Tahun, Aplikasi Fintech Ini Bantu 360.000 Masyarakat Indonesia
Bokek di Tanggal Tua?...
Bokek di Tanggal Tua? Kasbon Digital Jadi Tren dan Solusi Bagi Karyawan
Baru Dirilis, Aplikasi...
Baru Dirilis, Aplikasi Ini Permudah Karyawan Kasbon Secara Digital
Ramai PHK Massal dan...
Ramai PHK Massal dan Startup Gagal, HashMicro Justru Tambah Karyawan
Bantu Lembaga Pendidikan,...
Bantu Lembaga Pendidikan, InfraDigital Gandeng CICIL Luncurkan Dana Talangan
Berita Terkini
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
5 jam yang lalu
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
7 jam yang lalu
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
7 jam yang lalu
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
15 jam yang lalu
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
16 jam yang lalu
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
17 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved