Waspada Serangan Pishing dan Malware di Tengah Penayangan Star Wars

Jum'at, 20 Desember 2019 - 21:02 WIB
Waspada Serangan Pishing...
Waspada Serangan Pishing dan Malware di Tengah Penayangan Star Wars
A A A
JAKARTA - Para penjahat siber rupanya kerap memanfaatkan film-film populer sebagai umpan untuk mendistribusikan malware. Tidak terkecuali pada kisah terbaru sekuel yang terkenal akan dunia galaksinya, Star Wars.

Pada akhir tahun, film terbaru dan sekaligus menjadi sekuel terakhir dari trilogi ini, telah menarik
perhatian para pelaku kejahatan siber bahkan sebelum pemutaran perdananya.

Antusiasme masyarakat pada ‘Star Wars: The Rise of Skywalker’, yang akan tayang perdana pada 19 Desember ini, sudah menarik perhatian para pelaku kejahatan siber.

Peneliti Kaspersky menemukan lebih dari 30 situs web palsu dan profil media sosial yang menyamar sebagai akun film resmi, yang jumlah sebenarnya dari situs-situs ini jauh lebih tinggi.

Situs web ini mengumpulkan data kartu kredit pengguna yang tidak waspada, dengan dalih syarat pendaftaran di portal.

Domain situs web yang digunakan untuk mengumpulkan data pribadi dan menyebarkan file berbahaya biasanya menyalin nama resmi film dan memberikan deskripsi menyeluruh serta konten pendukung lainnya. Sehingga, membuat pengguna untuk meyakini bahwa situs web tersebut berhubungan dengan film resmi.

Praktik semacam itu disebut “SEO hitam” (Black SEO), yang memungkinkan para pelaku kejahatan siber untuk mempromosikan situs-situs phishing dan menempatkannya paling atas dalam hasil mesin pencari. Hasil demikian biasanya muncul untuk kata kunci pencarian seperti ‘Nonton'.

“Sudah menjadi hal yang wajar bagi para pelaku penipuan dan kejahatan siber untuk mencoba memanfaatkan topik-topik populer, dan 'Star Wars' menjadi kesempatan baik untuk skenario semacam itu di bulan ini," ujat Peneliti Keamanan di Kaspersky Tatiana Sidorina dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (20/12/2019).

Untuk lebih mendukung promosi situs web palsu, pelaku kejahatan siber juga mengatur Twitter dan
akun media sosial lainnya, tempat mereka mendistribusikan tautan ke konten.

Ditambah dengan file berbahaya yang dibagikan di torrent, ini dapat memberikan hasil yang diinginkan oleh para pelaku kejahatan siber. Sejauh ini, 83 pengguna terinfeksi oleh 65 file berbahaya yang menyamar sebagai salinan film yang akan datang.

Phishing bukan satu-satunya cara pelaku kejahatan siber memanfaatkan waralaba film populer. Sama seperti acara TV populer, mereka sering menyamarkan program berbahaya sebagai episode terbaru cerita.

Pada 2019, Kaspersky mendeteksi 285.103 upaya untuk menginfeksi 37.772 pengguna yang ingin menonton sekuel terakhir dari film bertema galaksi yang terkenal, ini menunjukkan peningkatan sebesar 10% dibandingkan tahun lalu.

Jumlah file unik yang digunakan untuk menargetkan pengguna berjumlah 11.499, dan ini menurun sebesar 30% pada tahun lalu.
(wbs)
Berita Terkait
Tangkal Hackers, DANA...
Tangkal Hackers, DANA Perbarui Sertifikasi PCI-DSS
Jelang Pilpres, Hackers...
Jelang Pilpres, Hackers Serang Amerika Serikat Habis-habisan
Amerika Peringatkan...
Amerika Peringatkan agar Tidak Pekerjakan Hackers Korea Utara
Nah Loh, Hackers Mulai...
Nah Loh, Hackers Mulai Cari Cuan dengan Retas SPKLU Mobil Listrik
Kelompok Hacker Dukungan...
Kelompok Hacker Dukungan Iran Dituduh Targetkan Sektor-sektor Penting di AS
Microsoft Tuding Iran...
Microsoft Tuding Iran Dalang di Balik Aksi Peretasan Majalah Prancis Charlie Hebdo
Berita Terkini
340 Juta Data Pengguna...
340 Juta Data Pengguna Situs Dewasa OnlyFans Dijual Hacker
9 jam yang lalu
Kecerdasan Buatan Tidak...
Kecerdasan Buatan Tidak Beretika, Paus Leo Memperingatkan Bahaya AI
18 jam yang lalu
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
20 jam yang lalu
Mengungkap Motif di...
Mengungkap Motif di Balik Rilis Dokumen Rahasia UFO oleh AS dan Parlemen Jepang
20 jam yang lalu
Gurita Biru Kehijauan...
Gurita Biru Kehijauan Langka Ditemukan di Dasar Laut Galapagos
23 jam yang lalu
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
1 hari yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved