Toshiba ESS Mulai Aplikasikan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi di Indonesia

Rabu, 23 Oktober 2019 - 22:02 WIB
Toshiba ESS Mulai Aplikasikan...
Toshiba ESS Mulai Aplikasikan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi di Indonesia
A A A
JAKARTA - Toshiba Energy Systems & Solutions Corporation (Toshiba ESS), pemasok terkemuka solusi energi terintegrasi, hari ini mengumumkan telah memulai proyek demonstrasi di Indonesia untuk melakukan diagnosis prediktif anomali (Anomaly Predictive Diagnostics) di pembangkit listrik tenaga panas bumi.
Proyek yang dijadwalkan mulai Oktober 2019 hingga Februari 2021 ini bertujuan untuk meningkatkan faktor pemanfaatan pembangkit listrik tenaga panas bumi dengan menggunakan teknologi Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence - AI).

Didanai oleh Organisasi Energi Baru dan Pengembangan Teknologi Industri (NEDO), sebuah lembaga pemerintah Jepang di bawah Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang, percontohan tersebut akan diadakan di Patuha Geothermal Power Plant*1 di Jawa Barat, Indonesia. Pembangkit listrik ini dimiliki oleh PT Geo Dipa Energi (Persero) (GDE), perusahaan energi panas bumi milik negara.

Toshiba ESS akan memasang sistem diagnosa prediktif anomali menggunakan analisis data besar (big data analysis) di Patuha Geothermal Power Plant milik PT Geo Dipa Energi (Persero) (GDE) dan memeriksa data operasi pabrik secara real-time. Teknologi diagnostik prediktif ini menganalisis data operasional di masa lalu dan harian dari pembangkit listrik melalui berbagai sensor dengan analitik data besar dan memprediksi anomali dari peralatan di waktu mendatang, mendeteksi potensi masalah selama operasi normal.

Hasil analisis ini kemudian diberikan kepada Kantor Pusat GDE dan situs teknik Toshiba ESS melalui teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk ditinjau, yang memungkinkan Toshiba ESS memverifikasi teknologi ini sebagai suatu keseluruhan sistem.

Indonesia saat ini memiliki sumber daya panas bumi yang melimpah - diperkirakan berkapasitas 29.500 MW, yang merupakan nomor dua terbanyak di antara semua negara. Takao Konishi, Direktur dan Wakil Presiden Senior dari Divisi Sistem Daya di Toshiba ESS, berkomentar,

“Kami senang dapat berkolaborasi lagi dengan PT Geo Dipa Energi (Persero) (GDE) melalui proyek demonstrasi ini. Toshiba ESS telah memasok turbin uap dan generator serta peralatan tambahan dan manajemen utama ke Patuha Geothermal Plant sebelumnya dan kali ini kami meningkatkan keahlian kami dalam IoT dan AI untuk membantu perusahaan mengoptimalkan manajemen kinerja aset, meningkatkan produktivitas, dan mengurangi risiko operasional melalui pemeliharaan yang dapat diprediksi.”

Melalui demonstrasi ini, Toshiba ESS bertujuan untuk menurunkan tingkat timbulnya masalah di pembangkit listrik tenaga panas bumi sebesar 20% dan mengurangi periode pemadaman yang tidak direncanakan di pembangkit listrik. Peningkatan faktor pemanfaatan menyebabkan peningkatan jumlah listrik yang dihasilkan dan pengurangan biaya pembangkit.

Proyek percontohan ini didukung oleh pengalaman luas Toshiba ESS dalam pembangkit listrik di negara ini melalui proyek-proyek sebelumnya termasuk proyek panas bumi Patuha dan Sarulla dan menegaskan kembali komitmen Toshiba ESS di Indonesia dalam mencari solusi inovatif untuk menghasilkan energi bersih melalui pemanfaatan sumber daya terbarukan yang optimal dan berkelanjutan.
(wbs)
Berita Terkait
Jangkau Asia Pasifik,...
Jangkau Asia Pasifik, Toshiba Berkomitmen Inisiatif Pabrik Hijau
5 Cara Gunakan Toshiba...
5 Cara Gunakan Toshiba Portege X30W-J, Laptop Konvertibel Teringan di Dunia
Inovasi Baru Toshiba...
Inovasi Baru Toshiba Dengan Teknologi Origin Inverter
Toshiba Hadirkan 3 Seri...
Toshiba Hadirkan 3 Seri Televisi Terbaru
Toshiba Bantu Airbus...
Toshiba Bantu Airbus Ciptakan Mesin Pesawat Bertenaga Hidrogen
Toshiba Tarik Diri Sepenuhnya...
Toshiba Tarik Diri Sepenuhnya dari Pasar Notebook
Berita Terkini
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
58 menit yang lalu
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
13 jam yang lalu
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
15 jam yang lalu
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
17 jam yang lalu
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
17 jam yang lalu
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
19 jam yang lalu
Infografis
5 Madrasah Tertua di...
5 Madrasah Tertua di Indonesia, Pelopor Pendidikan Islam Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved