Google Buat Sertifikasi Standar Ponsel Gaming Berbasis Android

Selasa, 08 Oktober 2019 - 11:02 WIB
Google Buat Sertifikasi...
Google Buat Sertifikasi Standar Ponsel Gaming Berbasis Android
A A A
MOUNTAIN VIEW - Selama bertahun-tahun, konsep bermain game di handphone telah berkembang. Seiring semakin kuatnya perangkat, spesialisasi dimulai dan akhirnya smartphone ‘gaming’ telah tiba.

Ponsel tidak cukup kuat untuk menjalankan game kaliber besar. Tetapi dengan keunggulan lain, seperti sistem pendingin yang lebih canggih, desain lebih mencolok, atau pengaturan perangkat lunak untuk membawa pengalaman gaming lebih jauh, maka semuanya berubah.
Google Buat Sertifikasi Standar Ponsel Gaming Berbasis Android

Sekarang, menurut informasi yang dikumpulkan oleh Pengembang XDA, Google bekerja pada sertifikasi resmi untuk smartphone gaming berbasis Android. Sekarang mereka bermaksud untuk melangkah lebih jauh dalam hal rekomendasi melalui sertifikasi barunya yang merupakan bagian dari dokumentasi internal Google yang dikirim ke produsen.

XDA telah memperoleh salinan persyaratan Google terbaru untuk pemasangan Layanan Seluler Google. Dokumen berisi referensi ke CDD atau Dokumen Definisi Kompatibilitas.

Menurut dokumentasi Google, perangkat yang ingin disertifikasi sebagai perangkat game harus memberikan GPU berkinerja tinggi yang modern dan diperbarui. Di samping API untuk layar dan frame rate yang wajar per detik.
Google Buat Sertifikasi Standar Ponsel Gaming Berbasis Android

Ditambah terminal harus kompatibel dengan Vulkan Graphics API di versi 1.1. Plus lulus tes OpenGL ES/Vulkan dan mematuhi persyaratan kompatibilitas lainnya, semisal koreografer dan SurfaceFlinger. Terakhir, untuk perilaku memori yang masuk akal.

Di sini Google ingin OEM/ODM memastikan bahwa perangkat game memungkinkan aplikasi untuk mengalokasikan setidaknya 2,3 GB memori sebelum mereka mati oleh sistem. Saat ini, publik seluler tidak mengetahui lebih detail tentang sertifikasi resmi Google ini untuk ponsel gaming.

Google sendiri telah membentuk tim internal untuk bekerja dengan produsen handphone. Bersamaan dengan pembuatan prosesor.
(mim)
Berita Terkait
Katanya Bisa Nge-game,...
Katanya Bisa Nge-game, Ini Lima Ponsel Android Rp2 Jutaan yang Patut Dilirik
Android 14 Resmi Dirilis,...
Android 14 Resmi Dirilis, Eksklusif untuk Smartphone Pixel
4 Teknologi yang Harus...
4 Teknologi yang Harus Terdapat di Smartphone Gaming
Lima Hal yang Salah...
Lima Hal yang Salah tentang Game Mobile dan Kita Tak Menyadarinya
Smartphone realme Misterius...
Smartphone realme Misterius Berdesain Terbaru Beredar di Internet
Kapasitas Pengisian...
Kapasitas Pengisian Baterai The Next Black Shark akan Melebihi 100W
Berita Terkini
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
10 jam yang lalu
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
19 jam yang lalu
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
22 jam yang lalu
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
1 hari yang lalu
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
1 hari yang lalu
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
1 hari yang lalu
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved