Huawei Berencana Caplok Banyak Pabrik Manufaktur di Taiwan
Sabtu, 03 Agustus 2019 - 20:00 WIB
Huawei Berencana Caplok Banyak Pabrik Manufaktur di Taiwan
A
A
A
TAIPE - Taiwan tercatat sebagai salah satu raksasa dunia di bidang manufaktur teknologi. Ingin lebih mencengkeram dunia, Huawei berencana mencaplok banyak perusahaan Taiwan ke depannya.
Menurut Manajer Umum Distributor Huawei Taiwan, Wu Bohai, pengadaan pabrikan Taiwan dari Huawei akan terus meningkat. Dia membuat pernyataan ini di sebuah acara yang diadakan di negeri yang masih disengketakan China tersebut.Namun tidak mudah untuk mengungkapkan angka-angka spesifik karena perjanjian yang dimiliki Huawei dengan perusahaan-perusahaan ini. Dia percaya, Huawei akan memainkan peran yang sangat penting di masa depan industri elektronik Taiwan. Sehingga membawa lebih banyak kemajuan bagi pengembangan industri Taiwan.
Bohai mengatakan, momentum penjualan Huawei di Taiwan pulih dengan cepat setelah perombakan awal oleh larangan AS. Rumor bahwa harga ponsel Huawei telah turun tajam adalah "berita palsu".
Di Taiwan, tiga operator telekomunikasi utama tidak pernah berhenti membeli dari Huawei. Menurut Bohai, Google masih melarang Huawei menggunakan Android. Jika Google tidak segera mencabut larangan ini, maka Huawei akan beralih ke "Plan B" -nya. Hanya dia tidak mengatakan apa "Rencana B" itu.
Untuk 5G, Bohai mengatakan, kesiapan peralatan terminal 5G lebih baik dari 4G. Dijelaskannya, banyak produk 5G yang akan masuk pasar pada akhir tahun 2019. Pada awal 2020, jumlahnya akan meningkat dan harga akan kian kompetitif.
Huawei sendiri tidak akan melewatkan gelombang pertama terminal 5G Taiwan. Ini termasuk peralatan jaringan, ponsel, perangkat IoT, dan lainnya.
Menurut Manajer Umum Distributor Huawei Taiwan, Wu Bohai, pengadaan pabrikan Taiwan dari Huawei akan terus meningkat. Dia membuat pernyataan ini di sebuah acara yang diadakan di negeri yang masih disengketakan China tersebut.Namun tidak mudah untuk mengungkapkan angka-angka spesifik karena perjanjian yang dimiliki Huawei dengan perusahaan-perusahaan ini. Dia percaya, Huawei akan memainkan peran yang sangat penting di masa depan industri elektronik Taiwan. Sehingga membawa lebih banyak kemajuan bagi pengembangan industri Taiwan.
Bohai mengatakan, momentum penjualan Huawei di Taiwan pulih dengan cepat setelah perombakan awal oleh larangan AS. Rumor bahwa harga ponsel Huawei telah turun tajam adalah "berita palsu".
Di Taiwan, tiga operator telekomunikasi utama tidak pernah berhenti membeli dari Huawei. Menurut Bohai, Google masih melarang Huawei menggunakan Android. Jika Google tidak segera mencabut larangan ini, maka Huawei akan beralih ke "Plan B" -nya. Hanya dia tidak mengatakan apa "Rencana B" itu.
Untuk 5G, Bohai mengatakan, kesiapan peralatan terminal 5G lebih baik dari 4G. Dijelaskannya, banyak produk 5G yang akan masuk pasar pada akhir tahun 2019. Pada awal 2020, jumlahnya akan meningkat dan harga akan kian kompetitif.
Huawei sendiri tidak akan melewatkan gelombang pertama terminal 5G Taiwan. Ini termasuk peralatan jaringan, ponsel, perangkat IoT, dan lainnya.
(mim)