Cari Pesaing di Eropa, Google 'Terpaksa' Gelar Sayembara

Sabtu, 03 Agustus 2019 - 12:02 WIB
Cari Pesaing di Eropa,...
Cari Pesaing di Eropa, Google 'Terpaksa' Gelar Sayembara
A A A
MOUNTAIN VIEW - Apa yang dilakukan Uni Eropa patut ditiru. Ketegasan mereka menegakkan aturan anti-monopoli memaksa Google menggelar lelang bagi kompetitornya untuk bersaing secara sehat.

Google diberi mandat untuk menawarkan kepada pengguna Android di Uni Eropa kemampuan memilih pencarian alternatif dan aplikasi browser di perangkatnya dengan syarat tertertu. Tiga penawar tertinggi akan muncul di samping Google selama proses pengaturan untuk semua ponsel cerdas dan tablet Android mulai awal 2020.

Laman GSM Arena mengutarakan, setelah pengguna memilih mesin pencari, maka tindakan itu secara otomatis menjadi opsi default di seluruh antarmuka ponsel dan bahkan di browser Chrome Google. Pengguna masih dapat mengganti mesin pencarian default mereka kapan saja setelah pengaturan awal.

Langkah ini merupakan jawaban langsung terhadap denda antimonopoli senilai 4,3 miliar euro yang diterima Google dari Komisi Uni Eropa setahun lalu. Saat itu raksasa mesin pencari asal AS tersebut dituduh mendorong pencarian dan aplikasi Chrome sebagai default di semua perangkat Android.

Merujuk kejadian di bulan April lalu, Google mengeluarkan solusi untuk mengingatkan penggunanya bahwa mereka dapat mengganti pencarian default dan aplikasi browser di Google Play.

Menurut Google, pilihan untuk proses lelang adalah "metode yang adil dan objektif untuk menentukan penyedia pencarian mana yang termasuk dalam layar pilihan". Proses lelang yang dirinci dalam posting blog perusahaan akan terbuka untuk penyedia pencarian dari semua negara.

Perusahaan mesin pencari yang berpartisipasi akan mengirimkan harga ambang minimum yang bersedia mereka bayarkan setiap kali pengguna memilih produknya dari layar pilihan. Lelang akan dilakukan berdasarkan negara dan batas waktu untuk mengajukan dan mengajukan penawaran adalah 13 September 2019.

Persyaratan utama untuk memasuki pelelangan adalah penyedia pencarian mendukung bahasa lokal di seluruh menu antarmuka di negara tempat mereka melamar. Google memastikan bahwa semua informasi mengenai pelelangan termasuk perusahaan yang mengajukan penawaran dan proposal mereka akan tetap rahasia.
(mim)
Berita Terkait
Peramban Microsoft Edge...
Peramban Microsoft Edge Kini Hemat 27% Penggunaan RAM di Windows 10
Chrome Hadirkan Fitur...
Chrome Hadirkan Fitur Live Caption ke Subtitle Video Windows dan Mac
Google Docs Capai 1...
Google Docs Capai 1 Miliar Pengunduh di Android
Google Maps di Android...
Google Maps di Android Kini Punya Dark Mode
Hadirkan Peningkatan,...
Hadirkan Peningkatan, UC Browser Luncurkan Versi Terbaru
Cara Tingkatkan Aksesibilitas...
Cara Tingkatkan Aksesibilitas Smartphone saat Update untuk Android
Berita Terkini
Kapasitas Baterai iPhone...
Kapasitas Baterai iPhone Lipat Terungkap Secara Tak Terduga
16 menit yang lalu
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?
1 jam yang lalu
CEO Tampan yang Menyamar...
CEO Tampan yang Menyamar Xu Peng Jualan Sayur, Potret Nyata Aktor China Digusur AI
9 jam yang lalu
Heboh! Oppo Rilis TWS...
Heboh! Oppo Rilis TWS Enco Air5 Series dengan Fitur AI Gemini, Harga Cuma Segini
11 jam yang lalu
Apple Gugat OpenAI:...
Apple Gugat OpenAI: Rahasia Dagang Diduga Dibawa Kabur Lewat Mantan Karyawan
12 jam yang lalu
Aksesoris Ponsel yang...
Aksesoris Ponsel yang Dianggap Punah Akan segera Kembali
14 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved