Google Beberkan Cara Kerja Google Maps ungkap Penampakan Hantu

Rabu, 31 Juli 2019 - 21:01 WIB
Google Beberkan Cara...
Google Beberkan Cara Kerja Google Maps ungkap Penampakan Hantu
A A A
MENLO PARK - Belakangan warganet dihebohkan dengan gambar penampakan hantu yang terlihat jelas saat mencari lokasi melalui aplikasi Google Maps.

Lantas bagaimana sebetulnya cara kerja Google yang mengumpulkan data untuk aplikasi Maps dan Street View. Dalam keterangan resmi yang SINDOnews terima, Selasa (30/7/2019), semua didapatkan berawal dari citra satelit.

"Citra satelit dan Street View telah sejak lama menjadi bagian penting dari cara kami mengidentifikasi tempat-tempat di dunia—keduanya menunjukkan lokasi jalan raya, bangunan, alamat, dan bisnis di sebuah wilayah," kata Google.

Google menggunakan mobil Street View dan alat trekker yang dilengkapi dengan sensor resolusi tinggi. Alat tersebut dapat mengumpulkan lebih dari 170 miliar citra di 87 negara.

Data dan citra menjadi elemen utama dalam membuat peta. Dengan demikian Google membutuhkan tim operasi data untuk emngumpulkan citra, menyaring sumber data hingga memeriksa dan mengkoreksi data.

"Kami juga mempunyai komunitas Local Guide dan pengguna Google Maps, yang kami dorong untuk mengoreksi peta melalui tombol Kirim Masukan dalam Google Maps," imbuh Google.

Local Guides adalah sebuha fitur Gogole Maps yang memungkinkan pengguna memberi nilai untuk suatu tempat dengan rating, memberikan pengalaman yang dirasakan pengguna dengan ulasan, berbagi foto dan video, serta menyampaikan analisis dengan jawaban.

"Kami memeriksa informasi dari mereka dan mempublikasikannya jika kami menganggap informasi tentang jalan, bisnis, dan alamat itu cukup sesuai dengan kondisi nyata," jelas perusahaan asal Mountain View, Amerika Serikat itu.

Selain itu Google juga menggunakan machine learning agar proses pembuatan peta lebih cepat, serta menjaga akurasi peta.

Hingga saat ini Google Maps bisa digunakan dilebih dari 220 negara dan wilayah.
(wbs)
Berita Terkait
Google.org Umumkan Pendanaan...
Google.org Umumkan Pendanaan Edukasi AI dan Ketahanan Pangan untuk 6 juta Orang di Asia Tenggara
Google Luncurkan Inovasi...
Google Luncurkan Inovasi AI untuk Pendidikan Berkualitas dan Aman di Indonesia
Google Luncurkan 11.000...
Google Luncurkan 11.000 Beasiswa untuk Keterampilan Digital
Komdigi dan Google Luncurkan...
Komdigi dan Google Luncurkan Google Play Protect untuk Keamanan Digital
Google.org Salurkan...
Google.org Salurkan Hibah US$3,5 Juta untuk Dukung 200.000 Petani Kecil di Thailand dan Vietnam
Gebrakan Ramadan Gemini...
Gebrakan Ramadan Gemini 2026 dari Google
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
31 menit yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
1 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
5 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
5 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
7 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
7 jam yang lalu
Infografis
5 Jurus Prabowo Percepat...
5 Jurus Prabowo Percepat Penciptaan Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved