Nenek Moyang Hiu Tertangkap Sedang Berenang di Dasar Lautan

Minggu, 14 Juli 2019 - 16:01 WIB
Nenek Moyang Hiu Tertangkap...
Nenek Moyang Hiu Tertangkap Sedang Berenang di Dasar Lautan
A A A
CALIFORNIA - Hiu prasejarah yang dianggap telah punah berhasil ditemukan yang merupakan nenek moyang hewan air tersebut. Hiu prasejarah hidup selama periode Devon, saat hewan berkaki empat mulai mendominasi proses evolusioner.

Direktur Program Penelitian Hiu di Florida, Gavin Naylor, berbagi video luar biasa hiu abu-abu atau hiu sisir, yang dikenal secara ilmiah dengan nama latin Hexanchus griseus

Ini bukan pertama kalinya para ilmuwan bertemu dengan hewan yang mereka pikir sudah punah, sebelumnya mereka menemukan kura-kura di Kepulauan Galapagos yang mereka yakini punah. Luar biasa karena mereka berhasil menemukannya lagi setelah kehilangan jejaknya selama 110 tahun.

Tanpa diragukan, dan tidak bisa dibantah, alam adalah salah satu misteri terbesar yang mengelilingi dunia kita, dan selalu ada misteri baru setiap hari, yang menunggu untuk kita pecahkan.

Sebelumnya, para peneliti menduga bahwa hiu itu memiliki rahang tanpa gigi. Namun, baru-baru ini analisis baru menemukan ia mempunyai gigi.

Michael Coates, seorang profesor di Department of Organismal Biology and Anatomy di University of Chicago, yang merupakan peneliti utama studi ini, mengatakan bahwa hiu tersebut tidak seperti fosil hiu lainnya yang sudah berantakan saat ditemukan. Hiu prasejarah ini ditemukan dengan tulang-tulang yang masih pada tempatnya.

Para ilmuwan melakukan pemindaian pada hiu prasejarah itu, satu-satunya yang pernah ditemukan pada periode Devon, untuk menemukan bahwa hiu dan nenek moyang manusia berpisah sekira 440 juta tahun lalu selama periode Silurian.

Fosil tersebut juga mengungkap banyak informasi tentang sejarah evolusioner hiu. "Fosil itu mengungkapkan informasi baru tentang keragaman hiu terdahulu yang belum pernah kita akses sebelumnya," kata Coates.

Namun, informasi baru ini juga mempersulit pemahaman para peneliti tentang keturunan ikan hiu. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa evolusi hiu memiliki lebih banyak cabang daripada yang diketahui sebelumnya, beberapa di antaranya terkonvergensi. Hal ini menyebabkan perkembangan ciri hiu modern, seperti insang ganda dan tenggorokan panjang.

Temuan penelitian baru telah dipublikasikan di jurnal Proceedings of the Royal Society B. Demikian dilansir dari International Business Times.
(wbs)
Berita Terkait
KSTI 2025 Resmi Ditutup,...
KSTI 2025 Resmi Ditutup, 48 Peta Jalan Prioritas Riset Nasional Siap Digarap
Cetak Ahli Farmasi Baru,...
Cetak Ahli Farmasi Baru, Berbagi Inovasi Sains Diperkuat
Peneliti Virginia Temukan...
Peneliti Virginia Temukan Sumber Energi Terbarukan
Konsep Student Mobility...
Konsep Student Mobility Langkah Ilmiah Gabungkan Sains dan Budaya
Sajikan Sains dari Sudut...
Sajikan Sains dari Sudut Berbeda, SINDO Media Kunjungi Menristek
Ilmuwan Temukan Cara...
Ilmuwan Temukan Cara Uji Sampel Covid-19 Secara Massal
Berita Terkini
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
4 jam yang lalu
Kunci Konvensional Mulai...
Kunci Konvensional Mulai Ditinggalkan, Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1 Jadi Standar Baru Keamanan Rumah
4 jam yang lalu
Meta Blokir Fungsi Kamera...
Meta Blokir Fungsi Kamera Kacamata Pintar Jika Lampu Privasi Terhalang
4 jam yang lalu
DeepSeek Siap Kembangkan...
DeepSeek Siap Kembangkan Chip AI Sendiri, Ini Bocorannya
7 jam yang lalu
Awas Kaget! Segini Bedanya...
Awas Kaget! Segini Bedanya Harga HP Spek Setara 3 Tahun Lalu vs Sekarang
8 jam yang lalu
Bandar Antariksa di...
Bandar Antariksa di Biak: Kenapa Papua Jadi Pilihan BRIN untuk Peluncuran Satelit?
9 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved