Streaming Serangan Jamaah, Facebook Akui Kecerdasan Buatannya Tolol

Sabtu, 23 Maret 2019 - 20:56 WIB
Streaming Serangan Jamaah,...
Streaming Serangan Jamaah, Facebook Akui Kecerdasan Buatannya Tolol
A A A
CHRISTCHURCH - Pelaku penembakan di dua masjid di kota Christchurch, Selandia Baru dan Live di Streaming Facebook mengundang reaksi keras dari berbagai pihak.

Seorang eksekutif senior di perusahaan media sosial Facebook menyampaikan hal tersebut melalui blog-nya, menjawab kritik bahwa perusahaan itu tidak bertindak cepat untuk memblokir atau menghapus siaran langsung penembakan di dua masjid yang dilakukan oleh tersangka pelaku, Brenton Tarrant, di Facebook. Video penembakan itu bahkan dapat disebarluaskan dengan sangat cepat di internet.

Wakil Presiden Urusan Integritas Facebook, Guy Rosen, mengatakan “video itu tidak memicu sistem deteksi otomatis” di perusahaan itu. Salah satu penyebabnya karena sistem kecerdasan buatan itu dilatih dengan konten serupa dalam jumlah besar, tetapi dalam kasus ini sistem deteksi itu gagal mendeteksi konten tersebut karena serangan semacam ini sangat jarang terjadi.

Berbicara tentang masalah ini, Ardern mengatakan, Chief Operating Officer Facebook, Sheryl Sandberg telah menghubunginya dan tahu apa yang terjadi di negara itu,

Sebuah rekaman video menunjukkan orang-orang bersenjata yang melakukan pembunuhan brutal di masjid itu disiarkan langsung di Facebook sebelum perusahaan itu dirilis.

Namun, video berdurasi 17 menit yang menampilkan pemandangan mengerikan ini telah berulang kali dibagikan di YouTube dan Twitter serta platform lain di media sosial.

"Kami berusaha untuk menyingkirkannya tetapi rekaman terus didistribusikan. Jadi terserah platform (media sosial) lain untuk menyingkirkan, " tulis Facebook seperti dilansir dari The Sun.

Sementara itu, Facebook Selandia Baru mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka bekerja keras untuk membuat video yang memiliki unsur kekerasan.

"Dalam 24 jam pertama, kami menghapus 1,5 juta video serangan, yang lebih dari 1,2 juta diblokir selama unggahan," katanya
(wbs)
Berita Terkait
Facebook Uji Coba Face...
Facebook Uji Coba Face ID dan Touch ID pada Messenger
Diakusisi Facebook,...
Diakusisi Facebook, Meme Mark Zuckerberg Tak Akan Hilang
Mark Zuckerberg Kehilangan...
Mark Zuckerberg Kehilangan Rp100 Triliun akibat Aksi Boikot Iklan di Facebook
Facebook Luncurkan Messenger...
Facebook Luncurkan Messenger Kids Dilebih dari 70 Negara
Facebook Uji Integrasi...
Facebook Uji Integrasi Wikipedia ke Hasil Pencariannya
Facebook Pecat Karyawannya...
Facebook Pecat Karyawannya yang Kritik Kebijakan Mark Zuckerberg
Berita Terkini
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
4 jam yang lalu
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
18 jam yang lalu
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
22 jam yang lalu
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
1 hari yang lalu
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
1 hari yang lalu
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
2 hari yang lalu
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved