Facebook dan Youtube Diminta Beri PenjelasanSoal Live Streaming Teroris

Rabu, 20 Maret 2019 - 14:28 WIB
Facebook dan Youtube...
Facebook dan Youtube Diminta Beri PenjelasanSoal Live Streaming Teroris
A A A
JAKARTA - Ketua House Homeland Security Committee, Rep Bennie G. Thompson, menulis surat kepada para eksekutif perusahaan teknologi seperti Facebook dan Youtube. Ia meminta dilakukan pertemuan pada 27 Maret yang akan membahas mengenai tanggapan para raksasa media sosial terhadap siaran langsung serangan teroris di Selandia Baru dan reupload yang tersebar di berbagai platform.

Surat Thompson dikirim kepada CEO Facebook Mark Zuckerberg, CEO YouTube Susan Wojcicki, CEO Twitter Jack Dorsey, dan CEO Microsoft Satya Nadella.

Ia mendesak para pimpinan untuk memprioritaskan penghapusan konten teroris dan memberi penjelasan kepada komite soal tanggapan mereka dan rencana ke depan hal serupa terjadi.

"Saya sangat prihatin mengetahui bahwa salah satu penembak menyiarkan langsung serangan teror ini di Facebook, dan video itu kemudian diunggah kembali ke Twitter, YouTube, dan platform lainnya," kata Thompson dilansir laman The Verge, Rabu (20/3/2019)

"Video ini tersedia secara luas di platform Anda setelah serangan, meskipun ada panggilan dari otoritas Selandia Baru untuk menurunkan video ini," imbuhnya.

Surat itu dikirim sebagai tanggapan atas penembakan massal yang menewaskan 50 orang atas serangan penembakan brutal yang dilakukan di sebuah masjid di Christchurch, Selandia Baru, pekan lalu.

Penembak melakukan streaming langsung serangan di Facebook, dan pengguna lain memposting salinan video di media sosial.

Pada hari Minggu (17/3), Facebook mengatakan bahwa pihaknya telah menghapus hampir 1,5 juta video serangan.

Seorang juru bicara Facebook mengkonfirmasi bahwa perusahaan akan memberi pengarahan kepada komite “segera,” tetapi mereka tidak menyebutkan tanggal pasti atau siapa yang akan memberikan pengarahan tersebut.
(wbs)
Berita Terkait
Facebook Uji Coba Face...
Facebook Uji Coba Face ID dan Touch ID pada Messenger
Diakusisi Facebook,...
Diakusisi Facebook, Meme Mark Zuckerberg Tak Akan Hilang
Mark Zuckerberg Kehilangan...
Mark Zuckerberg Kehilangan Rp100 Triliun akibat Aksi Boikot Iklan di Facebook
Facebook Luncurkan Messenger...
Facebook Luncurkan Messenger Kids Dilebih dari 70 Negara
Facebook Uji Integrasi...
Facebook Uji Integrasi Wikipedia ke Hasil Pencariannya
Facebook Pecat Karyawannya...
Facebook Pecat Karyawannya yang Kritik Kebijakan Mark Zuckerberg
Berita Terkini
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
3 jam yang lalu
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
4 jam yang lalu
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
4 jam yang lalu
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
5 jam yang lalu
Lewat Rural Youth AI...
Lewat Rural Youth AI Facilitator, Telkom Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T
6 jam yang lalu
Siapa Verena Siow, Sosok...
Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
6 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved