Facebook Kembali Diterjang Gelombang Baru Kritik Keamanan Data Pengguna

Selasa, 05 Maret 2019 - 05:00 WIB
Facebook Kembali Diterjang...
Facebook Kembali Diterjang Gelombang Baru Kritik Keamanan Data Pengguna
A A A
CALIFORNIA - Jejaring sosial paling populer di dunia, yakni Facebook, kembali menjadi perusahaan teknologi paling kontroversial. Akhir-akhir ini kritik banyak dilayangkan karena dituding mengeksploitasi pengambilan data akun pengguna.

Ironisnya, kontroversi terbaru seputar praktik meragukan Facebook dalam hal keamanan data akun berfokus pada masalah yang tak sepenuhnya baru.

Laman Phone Arena, Senin (4/3/2019), melaporkan, Jeremy Burge dari Emojipedia telah melakukan sejumlah penelusuran mendalam terkait praktik keamanan Facebook. Hasilnya, dia menemukan sejumlah hal sangat mengganggu yang mungkin tidak disadari oleh banyak pengguna Facebook.

Pertama dan utama, ada alasan bagus untuk mencurigai fitur otentikasi dua faktor layanan jejaring sosial ini. Yakni, tentang semakin melemahkan privasi pengguna daripada memperkuat keamanan media sosial. Otentikasi dua faktor atau 2FA sendiri merupakan cara yang bagus untuk memastikan seseorang yang mencoba meretas akun pengguna perlu menghapus beberapa rintangan sebelum melakukannya. Tetapi Facebook tampaknya memiliki motif tersembunyi untuk mendorong kita agar lebih melindungi akun.

Nomor telepon yang kadang-kadang diminta untuk diverifikasi sebagai cadangan login Facebook sebenarnya juga digunakan sebagai metode "cari" untuk "teman" agar dapat melacak pengguna secara default. Dengan kata lain, orang-orang dapat mencari nomor telepon Anda di Facebook dan mengaitkannya dengan nama dan informasi lainnya. Meskipun tujuan Anda membagikan nomor itu dengan Facebook pada awalnya sama sekali berbeda.

Apa yang lebih buruk daripada kenyataan ini ialah praktik standar kita tidak dapat menyingkirkan "fitur" yang dicari dari menu pengaturan. Yang dapat dilakukan membatasi informasi hanya di mata "teman" Facebook atau "teman-teman" daripada "semua orang".

Tentu saja, otentikasi 2FA tidak wajib -setidaknya tidak untuk profil pribadi. Namun jika Anda sudah mengatur fitur "keamanan", tampaknya tidak ada yang dapat Anda lakukan untuk mencegah Facebook menggunakan nomor telepon Anda.

Itu tidak hanya mencakup pengaturan "mencari" ini, tapi juga berbagi pengiklan dan pada dasarnya menggabungkan profil Facebook, Instagram, dan WhatsApp Anda untuk "menautkan identitas pegguna di setiap platform di internet". Sementara beberapa akan menyebut itu nyaman, tapi yang lain melihat dengan skeptis atau ngeri.

Ini pada dasarnya apa yang ingin Mark Zuckerberg buat resmi dalam waktu dekat dengan menggabungkan layanan raksasa teknologi Messenger, WhatsApp, dan Instagram. Yang jelas teknologi itu bisa dicegah oleh regulator industri di seluruh dunia.
(mim)
Berita Terkait
Ancaman Kejahatan Siber...
Ancaman Kejahatan Siber Dinilai Harus Menjadi Perhatian Bersama
Marak Tuntutan Tebusan,...
Marak Tuntutan Tebusan, Serangan Pelumpuhan Website di Indonesia Melonjak 62%
WhatsApp, Instagram,...
WhatsApp, Instagram, dan Facebook Jadi Media Sosial Favorit Penjahat Siber di Indonesia
Fitur Verifikasi Wajah,...
Fitur Verifikasi Wajah, Antisipasi Mitra Gojek agar Terhindar Cyber Crime
Awas Doxing di Media...
Awas Doxing di Media Sosial, Ini Cara Menghindarinya
Waspadai Akun Media...
Waspadai Akun Media Sosial Lelang Palsu Mengatasnamakan Pegadaian
Berita Terkini
CEO Tampan yang Menyamar...
CEO Tampan yang Menyamar Xu Peng Jualan Sayur, Potret Nyata Aktor China Digusur AI
7 jam yang lalu
Heboh! Oppo Rilis TWS...
Heboh! Oppo Rilis TWS Enco Air5 Series dengan Fitur AI Gemini, Harga Cuma Segini
9 jam yang lalu
Apple Gugat OpenAI:...
Apple Gugat OpenAI: Rahasia Dagang Diduga Dibawa Kabur Lewat Mantan Karyawan
10 jam yang lalu
Aksesoris Ponsel yang...
Aksesoris Ponsel yang Dianggap Punah Akan segera Kembali
13 jam yang lalu
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
1 hari yang lalu
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
1 hari yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved