Gagal Tangkis Hoax, Inggris Sebut Facebook Gangster Digital

Sabtu, 23 Februari 2019 - 18:45 WIB
Gagal Tangkis Hoax,...
Gagal Tangkis Hoax, Inggris Sebut Facebook Gangster Digital
A A A
LONDON - Parlemen Inggris sebut Facebook sebagai "gangster digital" yang gagal melawan penyebaran berita palsu dan melanggar privasi data.

Hasil investigasi anggota parlemen selama 18 bulan terhadap perusahaan teknologi dan disinformasi juga menuduh platform media sosial terbesar di dunia itu berusaha menyembunyikan sejauh mana campur tangan Rusia dalam pemilu luar negeri.

Facebook diserang atas tanggapannya terhadap dugaan penggunaan berita menyesatkan oleh Rusia dan menarget iklan untuk memengaruhi pemilihan presiden Amerika tahun 2016 dan rangkaian suara Eropa.

Para eksekutif Facebook juga dituduh berusaha menyembunyikan atau menekan bukti yang muncul dari campur tangan asing yang diungkapkan para teknisinya.

Ketua komisi parlementer Damian Collins menyatakan Facebook "dengan sengaja hendak menyulitkan tugas kami dengan memberi jawaban yang tidak lengkap, tidak jujur, dan terkadang menyesatkan atas pertanyaan kami".

Salah seorang pendiri dan ketua Facebook, Mark Zuckerberg, menolak tiga permintaan untuk tampil di muka komisi itu.

Sebelumnya, Mantan wartawan yang kini menjabat Ketua Parlemen Italia, Laura Boldrini mengeluh terhadap Facebook. Ia menilai media sosial ini paling banyak memuat ujaran kebencian dan berita palsu alias hoax.

Boldrini mengatakan Facebook harus melakukan upaya ekstra untuk memberantas ujaran kebencian dan hoax. Pada November lalu, Boldrini telah mengirim surat kepada Facebook untuk menangani masalah serius ini.

“Dua bulan lalu saya sudah memintanya, mereka telah berjanji (memberantas berita hoax). Namun mereka tidak melakukan apa-apa. Saya mengharapkan sikap yang baik dari mereka, setidakya jawaban,” kata Boldrini kepada Reuters.
(wbs)
Berita Terkait
Facebook Uji Coba Face...
Facebook Uji Coba Face ID dan Touch ID pada Messenger
Diakusisi Facebook,...
Diakusisi Facebook, Meme Mark Zuckerberg Tak Akan Hilang
Mark Zuckerberg Kehilangan...
Mark Zuckerberg Kehilangan Rp100 Triliun akibat Aksi Boikot Iklan di Facebook
Facebook Luncurkan Messenger...
Facebook Luncurkan Messenger Kids Dilebih dari 70 Negara
Facebook Uji Integrasi...
Facebook Uji Integrasi Wikipedia ke Hasil Pencariannya
Facebook Pecat Karyawannya...
Facebook Pecat Karyawannya yang Kritik Kebijakan Mark Zuckerberg
Berita Terkini
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
13 menit yang lalu
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
17 menit yang lalu
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
20 menit yang lalu
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
12 jam yang lalu
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
13 jam yang lalu
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
16 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved