Google Ketahuan Menguji Fitur Navigasi Maps Berbasis Augmented Reality

Senin, 11 Februari 2019 - 12:00 WIB
Google Ketahuan Menguji...
Google Ketahuan Menguji Fitur Navigasi Maps Berbasis Augmented Reality
A A A
MOUNTAIN VIEW - Anda mungkin ingat selama konferensi pengembang I/O Google tahun lalu, perusahaan mengumumkan fitur baru untuk Google Maps. Fitur ini akan meningkatkan navigasi aplikasi untuk pejalan kaki.

Menggunakan Augmented Reality (AR) dan kamera belakang pada handphone Anda, aplikasi bakal menunjukkan kepada pengguna tampilan real-time di mana mereka berada saat itu. Tampilan semakin menarik karena aplikasi dilengkapi arah panah yang memberi tahu ke mana pengguna harus pergi.

Saat ini, laman Phone Arena, Senin (11/2/2019), melaporkan, navigasi AR untuk pejalan kaki sedang diuji oleh Panduan Lokal yang terus-menerus menggunakan aplikasi dan meninjaunya.

Menurut Wall Street Journal, yang menguji fitur tersebut, saat mencari kedai kopi dan memilih satu, tombol "Mulai AR" baru terlihat. Dengan menekannya, maka aplikasi dengan cepat beralih ke tampilan real-time dan meminta pengguna untuk memindahkan kamera untuk mengunci posisinya.

Setelah Google Maps tahu persis di mana pengguna berada, secara otomatis aplikasi mencocokkan tampilan dari kamera ke informasi Street View yang disimpan di server Google. Mengikuti sulit untuk kehilangan panah besar membawa pengguna dan kakinya ke tujuan yang benar.

Google mengatakan, fitur AR tidak dapat digunakan saat mengemudi. Googler yang memimpin proyek ini, Rachel Inman, mengatakan, navigasi Google Maps AR adalah "untuk saat-saat seperti, "Saya turun dari kereta bawah tanah, ke mana saya pergi dulu?"

Dan jika pengguna meletakkan ponsel turun sebentar, mode AR mati untuk mengungkapkan Google Maps UI standar. Agar pengguna tidak terlalu memerhatikan layar di depannya dan mengalami kecelakaan, Google Maps mengingatkan mereka untuk mematikan ponsel.

Jika pengguna gagal mengindahkan saran itu, layar secara otomatis menjadi gelap. Hal ini juga untuk mencegah baterai terkuras di ponsel pengguna.
(mim)
Berita Terkait
Google Matikan Aplikasi...
Google Matikan Aplikasi Darurat Trusted Contacts Akhir Tahun ini
Google PlayStore Punya...
Google PlayStore Punya Ikon Baru Bisa Lihat Aplikasi yang Trending
Dark Mode di Google...
Dark Mode di Google Maps Mulai Menyambangi Pengguna Android
Mobil Milik Google Maps...
Mobil Milik Google Maps Nyasar Banjir Ribuan Komentar di TikTok
7 Cara Mengatasi Google...
7 Cara Mengatasi Google Maps Error dan Tidak Berfungsi, Ketahui Penyebabnya
Waze Peringatkan Pengguna...
Waze Peringatkan Pengguna Saat Akan Melintas Jalur Kereta Api
Berita Terkini
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
1 jam yang lalu
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
8 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
9 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
14 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
14 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
15 jam yang lalu
Infografis
Terbukti Monopoli, KPPU...
Terbukti Monopoli, KPPU Denda Google Rp202,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved