SpaceX Akan Lakukan Perampingan Pekerjanya Sebanyak 10%

Selasa, 15 Januari 2019 - 06:04 WIB
SpaceX Akan Lakukan...
SpaceX Akan Lakukan Perampingan Pekerjanya Sebanyak 10%
A A A
JAKARTA - Perusahaan roket milik Elon Musk, SpaceX, mengatakan akan mengurangi tenaga kerjanya sekitar 10 persen dari 6.000 karyawan perusahaan yang ada saat ini.

Perusahaan mengatakan akan "berpisah" dengan beberapa tenaga kerjanya, melihat tantangan yang akan sangat sulit di masa depan.

"Untuk terus bisa memberikan layanan kepada pelanggan kami dan untuk berhasil mengembangkan pesawat antariksa antarplanet dan Internet berbasis ruang global, SpaceX harus menjadi perusahaan yang lebih ramping, ” kata seorang juru bicara dalam emailnya dikutip Reuters, Senin (14/1/2019).

Pada bulan Juni, Elon Musk memecat setidaknya tujuh orang di tim manajemen senior yang memimpin proyek peluncuran satelit SpaceX. Pemecatan itu terkait dengan ketidaksepakatan tentang kecepatan, di mana tim mengembangkan dan menguji satelit Starlink-nya.

Program Starlink SpaceX bersaing dengan OneWeb dan Telesat Kanada untuk menjadi yang pertama memasarkan layanan internet berbasis satelit baru.

Perombakan manajemen melibatkan Musk membawa manajer baru dari markas SpaceX di California untuk menggantikan sejumlah manajer yang dipecatnya di Seattle.

Perusahaan yang berbasis di Hawthorne, California itu sebelumnya telah menguraikan rencana perjalanan ke Mars pada 2022, yang akan diikuti oleh misi berawak ke planet merah pada 2024.

Perusahaan Elon Musk lainnya, pembuat mobil listrik Tesla Inc, mengatakan pada bulan Juni pihaknya memangkas 9 persen tenaga kerjanya dengan menghilangkan beberapa ribu pekerjaan di seluruh perusahaan dalam langkah-langkah pengurangan biaya.
(wbs)
Berita Terkait
Misi Sains Aneh di Balik...
Misi Sains Aneh di Balik Peluncuran 4 Astronot Crew-1 SpaceX ke Stasiun ISS
Starlink, Layanan Internet...
Starlink, Layanan Internet Satelit SpaceX Meluncur dalam Enam Bulan
Roket SpaceX Bawa Astronot...
Roket SpaceX Bawa Astronot ke Angkasa saat AS Diguncang Kerusuhan Rasis
Ahli Meteorologi Sebut...
Ahli Meteorologi Sebut Peluncuran Roket SpaceX Bakal Kembali Terkendala Cuaca
Elon Musk Bangga Roket...
Elon Musk Bangga Roket SpaceX Digunakan oleh NASA
Seragam Astronot SpaceX...
Seragam Astronot SpaceX Dirancang Desainer Kostum Batman dan Captain America
Berita Terkini
Kapasitas Baterai iPhone...
Kapasitas Baterai iPhone Lipat Terungkap Secara Tak Terduga
6 jam yang lalu
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?
8 jam yang lalu
CEO Tampan yang Menyamar...
CEO Tampan yang Menyamar Xu Peng Jualan Sayur, Potret Nyata Aktor China Digusur AI
16 jam yang lalu
Heboh! Oppo Rilis TWS...
Heboh! Oppo Rilis TWS Enco Air5 Series dengan Fitur AI Gemini, Harga Cuma Segini
18 jam yang lalu
Apple Gugat OpenAI:...
Apple Gugat OpenAI: Rahasia Dagang Diduga Dibawa Kabur Lewat Mantan Karyawan
19 jam yang lalu
Aksesoris Ponsel yang...
Aksesoris Ponsel yang Dianggap Punah Akan segera Kembali
21 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved