Ahli Meteorologi Sebut Peluncuran Roket SpaceX Bakal Kembali Terkendala Cuaca
Minggu, 31 Mei 2020 - 00:02 WIB
loading...
Roket Space X di luar angkasa. FOTO/ ist
A
A
A
CALIFORNIA - SpaceX kembali membuat persiapan akhir untuk misi Demo-2 dalam kemitraan dengan NASA. Kedua perusahaan ini mempunyai misi yang akan menandai peluncuran kru pertama dari Amerika Serikat di hampir satu dekade.
Sebelumnya roket milik SpaceX, Falcon9, gagal lepas landas pada Rabu lalu dikarenakan kondisi cuaca yang buruk di tempat peluncuran yakni Kennedy Space Center. BACA JUGA - Pabrik ditutup, NMI Tegaskan Produksi Livina Aman di Mitra Aliansi Mitsubishi
Peluang peluncuran berikutnya akan terjadi pada Sabtu, 30 Mei 2020 pukul 15.22 waktu setempat. Tapi, perkiraan saat ini tidak menjanjikan karena cuaca tidak menentu di daerah tersebut. BACA JUGA - Tutup Pabrik di Indonesia, Nissan Rencanakan Jauh Sebelum Pandemi COVID-19
Seorang ahli meteorologi di weather.com Jonathan Belles mengatakan bahwa peluncuran pada hari Sabtu hampir tidak mungkin terjadi.
"Akhir musim dingin yang melambat diperkirakan akan sampai ke utara Florida akhir pekan ini, membawa udara berkabut dan badai petir ke sebagian besar semenanjung pada siang hari," kata Belles dikutip dari Digital Trends, Sabtu (30/5/2020). BACA JUGA- NMI Pastikan Semua Kegiatan Bisnis Nissan di Indonesia Tetap Berjalan
Sebelumnya roket milik SpaceX, Falcon9, gagal lepas landas pada Rabu lalu dikarenakan kondisi cuaca yang buruk di tempat peluncuran yakni Kennedy Space Center. BACA JUGA - Pabrik ditutup, NMI Tegaskan Produksi Livina Aman di Mitra Aliansi Mitsubishi
Peluang peluncuran berikutnya akan terjadi pada Sabtu, 30 Mei 2020 pukul 15.22 waktu setempat. Tapi, perkiraan saat ini tidak menjanjikan karena cuaca tidak menentu di daerah tersebut. BACA JUGA - Tutup Pabrik di Indonesia, Nissan Rencanakan Jauh Sebelum Pandemi COVID-19
Seorang ahli meteorologi di weather.com Jonathan Belles mengatakan bahwa peluncuran pada hari Sabtu hampir tidak mungkin terjadi.
"Akhir musim dingin yang melambat diperkirakan akan sampai ke utara Florida akhir pekan ini, membawa udara berkabut dan badai petir ke sebagian besar semenanjung pada siang hari," kata Belles dikutip dari Digital Trends, Sabtu (30/5/2020). BACA JUGA- NMI Pastikan Semua Kegiatan Bisnis Nissan di Indonesia Tetap Berjalan
Lihat Juga :