China Sukses Siarkan Gambar Sisi Gelap Bulan yang 'Ngumpet' dari Bumi

Minggu, 13 Januari 2019 - 13:50 WIB
China Sukses Siarkan...
China Sukses Siarkan Gambar Sisi Gelap Bulan yang 'Ngumpet' dari Bumi
A A A
BEIJING - China Jumat kemarin berhasil menyiarkan foto-foto yang diambil oleh penjelajah dan pendaratnya di sisi jauh atau sisi gelap bulan. Misi ini sendiri diklaim sebagai kemenangan dalam misi peletakan batu pertama eksplorasi bulan.

Gambar-gambar yang disiarkan CCTV -televisi pemerintah setempat- menunjukkan, Jade Rabbit 2 dan pesawat ruang angkasa Chang'e 4 yang mengangkutnya selama pendaratan pertama di sisi bulan yang selalu menghadap jauh dari Bumi.

Laman Guardian melaporkan, foto-foto itu ditransmisikan oleh satelit relay ke pusat kendali di Beijing, meskipun belum jelas kapan foto itu diambil.

Video yang tersebar menunjukkan Jade Rabbit 2 bergerak menjauh dari pendaratnya. Para pejabat Administrasi Antariksa Nasional China mengumumkan, kejadian ini menandai kesuksesan total China untuk misi tersebut.

"Gambar-gambar menunjukkan permukaan berbatu dengan tepi bergerigi kawah di latar belakang, yang akan menimbulkan tantangan bagi pengendali dalam merencanakan perjalanan penjelajah," kata kantor berita resmi Xinhua.

"Di antara gambar-gambar itu adalah panorama 360 derajat yang dirangkai bersama dari 80 foto yang diambil oleh kamera di pendarat setelah merilis Jade Rabbit 2 ke permukaan bulan," lanjut Xinhua, mengutip Chunlai Li, Wakil Direktur National Astronomical Observatories of China dan panglima tertinggi sistem aplikasi tanah Chang'e 4.

"Dari pemadangan yang tersaji, kita bisa melihat probe dikelilingi oleh banyak kawah kecil, yang benar-benar mendebarkan," kata Li.

Administrasi ruang angkasa China juga merilis video 12 menit pendaratan Chang'e 4, yang terdiri dari lebih dari 4.700 gambar yang diambil oleh kamera internal. Probe ditampilkan menyesuaikan ketinggian, kecepatan, dan nada saat berusaha menghindari rintangan di tanah.

Para peneliti berharap pengamatan kosmos frekuensi rendah dari sisi jauh bulan, di mana sinyal radio dari Bumi diblokir, akan membantu para ilmuwan mempelajari lebih lanjut tentang hari-hari awal tata surya dan kelahiran bintang-bintang pertama alam semesta.

Untuk diketahui, medan Bulan telah diamati beberapa kali dari orbit bulan tapi tidak pernah dieksplorasi di permukaan. Ini dikenal sebagai "sisi gelap" karena tidak dapat dilihat dari Bumi dan relatif tidak diketahui, tapi hal ini bukan karena kurang sinar matahari.

Pendaratan misi perintis itu menyoroti ambisi China untuk menyaingi AS, Rusia, dan Eropa dengan program luar angkasa. Bahkan melalui penerbangan berawak dan China juga berencana membangunan stasiun ruang angkasa permanen.
(mim)
Berita Terkait
Pluto Punya Lautan Bawah...
Pluto Punya Lautan Bawah Tanah, Peneliti: Cocok untuk Warga Bumi
Bintang Misterius Boyajian...
Bintang Misterius Boyajian di Bima Sakti Memiliki Kembaran
Aneh, Para Ilmuwan Melihat...
Aneh, Para Ilmuwan Melihat Kilatan Cahaya dari Tabrakan Lubang Hitam
Jepang Siap Daratkan...
Jepang Siap Daratkan Pesawat Ruang Angkasa Pribadi Hakuto-R di Bulan
Tabrak Bumi, Asteroid...
Tabrak Bumi, Asteroid Ukuran 25 Meter Bisa Lenyapkan 1 Kota Beserta Isinya
Pertanyaan Besar dan...
Pertanyaan Besar dan Jawabannya tentang Keistemewaan Komet Neowise
Berita Terkini
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
1 jam yang lalu
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
5 jam yang lalu
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
11 jam yang lalu
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
15 jam yang lalu
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
2 hari yang lalu
Berbasis Open Source,...
Berbasis Open Source, Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL
2 hari yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved