Netizen Buat Petisi Minta Pemerintah Bekukan Izin Operasi Grab

Senin, 22 Oktober 2018 - 18:20 WIB
Netizen Buat Petisi...
Netizen Buat Petisi Minta Pemerintah Bekukan Izin Operasi Grab
A A A
JAKARTA - "Pemerintah Bekukan Izin Operasi GRAB" judul petisi yang diunggah change.org itu terus mendapatkan dukungan publik. Menuju 1.000 tandatangan sampai dengan Senin (22/10) pagi WIB.

Petisi yang dimulai atas nama pemilik akun, Dewi Mardianti, kepada Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Republik Indonesia, Rudiantara, itu menindaklanjuti deretan kasus yang terjadi di Grab. Terutama terkait dengan pelecehan seksual dilakukan para mitra aplikator asal Malaysia tersebut.

Setidaknya sebanyak 13 kasus pelecehan seksual yang ditampilkan situs change.org dalam bentuk grafis terjadi di Grab sejak 2017 hingga 2018.

"Yang terbaru adalah, Grab mengundang mediasi untuk penumpang yang dicabuli oleh mitra GRrab," salah satu kutipan petisi. Bahkan, menurutnya, aplikator penyelenggara Grab saja masih blunder dalam menangani kasus yang sudah jelas masuk ranah hukum.

"Perusahaan macam apa yang menghadapi sebuah kasus dengan kategori penindakan delik umum masih berkutat dengan mediasi, padahal rekam jejak dan rekam data lengkap bahkan sudah tersebar di media sosial?"

Atas dasar itu petisi meminta mencabut izin operasi Grab di Indonesia. Aplikator itu dinilai telah secara gambling hanya bertujuan cari uang saja di Indonesia tanpa menghormati aturan hukum dan etika yang berlaku di bumi nusantara.

Berkaitan dengan itu, netizen kembali rama-ramai menghujat perilaku mitra Grab. Lagi-lagi, terkait kasus pelecehan seksual yang viral di media sosial.

Seorang perempuan pelanggan Grab Bike menceritakan pengalaman tidak menyenangkannya pada 18 Oktober 2018. Saat harus pulang malam dari kediaman orangtuanya menuju rumah pribadi.

"Dari awal dia nanya, 'Saskia ya?' gue jawab iya. Terus dia ngeliatin (memerhatikan) dari atas sampe bawah senyum2. Trs (terus) gue naik (sepeda motor)," kisahnya di awal.

Setelah merasa "ditelanjangi" oleh tatapan mitra Grab itu korban kian ketakutan karena driver GRAB menceritakan kisah pribadinya "membayar" seorang perempuan untuk diajak kencan. Sang korban tidak menanggapi dan memilih diam.

"Mbanya lg sariawan ya? Kok diem ajak diajak ngomong? Jangan sombong2 mba, nanti nasibnya sama kaya perempuan yg barusan saya ceritain," mitra driver GRAB itu menyindir sang korban.

Jelang lokasi tujuan, korban minta belok kiri masuk perumahan tapi driver Grab itu justru lurus. Sampai akhirnya dia teriak minta belok kiri. "Iya mba saya denger tp sebentar aja temenin saya ke villa," sahut si driver itu.

Cuitan korban di Twitter itu sudah direspon sebanyak 6.820-an Retweets. Termasuk tanggapan dari akun resmi GRAB Indonesia. "Hai kak, perihal laporan kakak, mohon informasikan untuk nomor telepon dan alamat email yang terdaftar, saldo OVO terakhir (jika ada) serta Booking ID yang dimaksud melalui DM (Direct Message) agar kami dapat lakukan pengecekan lebih lanjut," respon akun @GrabID milik GRAB Indonesia.

"@GrabID tolong dong, pelayanan dan etika kesopanan dari pekerjanya ditindaklanjuti. Malu seharusnya, nama perusahaan sudah naik daun tapi masih dipekerjakan yang seperti itu," sahut netizen atas nama Safeera.
(ven)
Berita Terkait
Peringatan Keras Kominfo...
Peringatan Keras Kominfo Minta X, Telegram hingga TikTok Bersih dari Judi Online
Menkominfo: Layanan...
Menkominfo: Layanan Telemedisin Jadi Agenda Percepatan Digital
Anggota DPR Usulkan...
Anggota DPR Usulkan Kemenkominfo Bentuk Satgas Berantas Judi Online
Platform Online Wajib...
Platform Online Wajib Moderasi Konten Jika Tak Mau Didepak Kominfo
Perbedaan Game Online...
Perbedaan Game Online dengan Judi Online, Ini Penjelasannya
Gebrakan Pertama Jadi...
Gebrakan Pertama Jadi Menkominfo, Budi Arie Setiadi Janji Bakal Tutup Situs Judi Online
Berita Terkini
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
1 hari yang lalu
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
2 hari yang lalu
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
2 hari yang lalu
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
2 hari yang lalu
500 Pairs Aset Kripto...
500 Pairs Aset Kripto Bantu Menavigasi Ekosistem Digital
2 hari yang lalu
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
2 hari yang lalu
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved