Disanksi, Google Pungut Biaya untuk Tiap Ponsel Android Baru

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 17:00 WIB
Disanksi, Google Pungut...
Disanksi, Google Pungut Biaya untuk Tiap Ponsel Android Baru
A A A
LONDON - Pabrikan ponsel Android rupanya kini harus membayar mahal kepada Google di Eropa untuk menyertakan Google Play Store dan aplikasi seluler lainnya di perangkat mereka.

Ini dipicu sekarang Google mengenakan biaya kepada para vendor ponsel Android hingga Rp600.000-an (USD40) per perangkat untuk menggunakan aplikasinya. Regulasi itu diterapkan lantaran aturan baru menggantikan salah satu aturan yang dinilai antikompetitif.

Dilansir dari The Verge, Sabtu (20/10/2018), pengenaan biaya tersebut berlaku mulai 29 Oktober 2018 untuk setiap model ponsel atau tablet yang menjalankan sistem operasi Android milik Google. Tentunya kebijakan itu dikenakan bagi ponsel yang baru diluncurkan di Kawasan Ekonomi Eropa (EEA).

Biaya yang dikenakan tergantung dari negara dan ukuran perangkat. Di Eropa sendiri dibagi menjadi tiga tingkatan, dengan biaya tertinggi yaitu di Inggris, Swedia, Jerman, Norwegia, dan Belanda.

Di negara-negara tersebut, perangkat dengan kepadatan piksel yang lebih tinggi dari 500 ppi harus membayar biaya USD40 untuk melisensikan rangkaian aplikasi Google. Perangkat dengan 400-500 ppi akan membayar USD20 dan di bawah 400 ppi hanya dipatok USD10.

Masih belum jelas kenapa kerapatan piksel yang dijadikan skema penetapan harga. Kemungkinan digunakan sebagai proxy untuk harga perangkat secara keseluruhan, karena perangkat dengan kerapatan piksel yang lebih tinggi biasanya lebih mahal.

Komisi Eropa pada Juli lalu menemukan Google menyalahgunakan dominasi pasarnya dalam hal perangkat lunak di ponselnya. Mereka memaksa mitra Android memasukan prainstal aplikasi penelusuran Google dan aplikasi Chrome ke ponsel mereka.

Hal itu dinilai menghambat inovasi dan memutus peluang bagi pembuat perangkat lunak lokal mendapat kesempatan mereka. Komisi Eropa akhirnya menjatuhkan denda USD5 miliar kepada Google, meski akhirnya mereka mencoba untuk naik banding.
(mim)
Berita Terkait
Bocoran Ini Ungkap Redesain...
Bocoran Ini Ungkap Redesain dari Smartphone Mid-ranger LG Velvet
Barisan 10 Smartphone...
Barisan 10 Smartphone Kelas Menengah Terbaik Bulan Juli versi AnTuTu
AnTuTu Sebut 10 Smartphone...
AnTuTu Sebut 10 Smartphone Android Terkuat di Bulan Juni
Smartphone Nokia Misterius...
Smartphone Nokia Misterius Terpantau TENAA Gunakan Layar 5,99 Inci
Smartphone realme Misterius...
Smartphone realme Misterius Berdesain Terbaru Beredar di Internet
Cuma Butuh Rp1,5 Juta...
Cuma Butuh Rp1,5 Juta untuk Dapatkan Pengalaman Ber-Smartphone Maksimal
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
11 jam yang lalu
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
13 jam yang lalu
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
13 jam yang lalu
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
13 jam yang lalu
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
13 jam yang lalu
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
15 jam yang lalu
Infografis
Perkiraan Biaya Sewa...
Perkiraan Biaya Sewa Jet Pribadi untuk Traveling ke AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved