Untuk Pertama Kali Astronom Temukan Bulan di Luar Tata Surya

Sabtu, 06 Oktober 2018 - 12:34 WIB
Untuk Pertama Kali Astronom...
Untuk Pertama Kali Astronom Temukan Bulan di Luar Tata Surya
A A A
CALIFORNIA - Kalau sebelumnya para astronom telah banyak menemukan exoplanet (planet di luar tata surya), kini mereka untuk pertama kalinya menemukan exomoon.

Para astronom telah mengumumkan kemungkinan penemuan bulan pertama yang diketahui berada di luar tata surya kita. Sebenarnya exomoon lebih sulit dilihat dari pada exoplanet.

Namun hal itu berubah ketika peneliti asal Universitas Columbia, Alex Teachey dan David Kipping, mempresentasikan bukti kuat pertama untuk keberadaan sebuah exomoon. Kipping dan Teachey telah mempublikasikan hasil penelitian keduanya di jurnal Science Advances. Tetapi mereka menegaskan perlu pengamatan lebih lanjut guna memahami sistem benda tersebut.

"Kami telah mencoba sebaik mungkin untuk mengesampingkan kemungkinan lain seperti anomali pesawat angkasa, planet lain dalam sistem atau aktivitas bintang. Tapi kami tidak dapat menemukan hipotesis tunggal lainnya yang dapat menjelaskan semua data yang kami miliki," kata Kipping dalam pernyataan dilansir laman BBC, Sabtu (6/10/2018).

Untuk mengetahui seberapa besar ukuran dan bagimana obitnya, para astronom menggunakan metode transit. Dengan mempelajari data transit, para peneliti mampu membedakan dua sinyal yang menunjukkan adanya exomoon.

Pertama, setelah planet melintas, kecerahan bintang meredup untuk kedua kalinya. Selain transit peredupan, para peneliti juga mengukur efek gravitasi tertentu yang akan dimiliki oleh bulan potensial di planet asalnya.

Dari 284 planet yang tertangkap Teleskop Kepler, Kepler 1625b menarik perhatian para peneliti. Mereka mengatakan adanya goyangan kecil pada kurva cahaya yang menangkap perhatian. Kepler 1625b melewati bintangnya satu seperempat jam lebih awal dan mengalami peredupan cahaya kembali meski telah melewati bintangnya.

Sebelum exomoon dikonfirmasi, para peneliti berencana untuk menyisir data dari transit Kepler-1625b sebelumnya. Dengan kata lain, mereka akan melihat "kaset" arsip Hubble dan melihat apakah mereka dapat melihat bulan dari perjalanan sebelumnya.

Kemudian para peneliti akan mencocokan dengan data yang telah mereka miliki sekarang. Jika benar, ini akan menjadi bulan pertama di luar tata surya yang ditemukan para astronom.
(mim)
Berita Terkait
Pluto Punya Lautan Bawah...
Pluto Punya Lautan Bawah Tanah, Peneliti: Cocok untuk Warga Bumi
Bintang Misterius Boyajian...
Bintang Misterius Boyajian di Bima Sakti Memiliki Kembaran
Aneh, Para Ilmuwan Melihat...
Aneh, Para Ilmuwan Melihat Kilatan Cahaya dari Tabrakan Lubang Hitam
Jepang Siap Daratkan...
Jepang Siap Daratkan Pesawat Ruang Angkasa Pribadi Hakuto-R di Bulan
Tabrak Bumi, Asteroid...
Tabrak Bumi, Asteroid Ukuran 25 Meter Bisa Lenyapkan 1 Kota Beserta Isinya
Pertanyaan Besar dan...
Pertanyaan Besar dan Jawabannya tentang Keistemewaan Komet Neowise
Berita Terkini
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
11 jam yang lalu
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
14 jam yang lalu
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
20 jam yang lalu
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
1 hari yang lalu
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
2 hari yang lalu
Berbasis Open Source,...
Berbasis Open Source, Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL
2 hari yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved