Ini Tuntutan Pabrikan Smartphone Lokal Kepada Pemerintah

Selasa, 29 Mei 2018 - 14:01 WIB
Ini Tuntutan Pabrikan...
Ini Tuntutan Pabrikan Smartphone Lokal Kepada Pemerintah
A A A
SEMARANG - Pabrikan smartphone lokal berharap pemerintah lebih mendukung terhadap keberadaan mereka di tengah-tengah gempuran ponsel merek asing di pasar Indonesia. Karena tanpa dukungan lebih dari pemilik regulasi, maka sulit bagi perusahaan asli Indonesia untuk berrkmanng di negeri sendiri.

"Kami butuh dukungan lebih dari pemerintah. Pak menteri sendiri sudah mengakui kami menyerap tenaga kerja dalam jumlah banyak. Jadi ini butuh dukungan," kata Tjandra Lianto, Marketing Director Advan saat berbincang dengan wartawan di Semarang, Jawa Tengah, Senin malam (28/5/2018).

Mengenai bentuk dukungannya, lanjut dia, salah satunya adalah dengan menekan jumlah barang black market (BM) yang banyak beredar. Sebab keberadaan ponsrl BM yang dijual murah sangat memukul daya saing produk lokal.

"Kami sebagai brand lokal ingin diperhatikan lebih. Lebih diprioritaskan dibanding asing. Ingin mendapatkan kesempatan yang lebih," harapnya.

Ditanya lebih lanjut harapan konkretnya, Tjandra Lianto menjawab, salah satu contohnya ialah izin sampel yang perlu dibawa ke Tanah Air.

"Kami susah memasukan barang contoh ke Indonesia. Terlalu banyak yang harus diurus sehingga memakan banyak waktu. Kami berharap bisa dilokalisir. Kami siap dengan lab, tinggal pemerintah sertifikasi saja untuk mendapatkan akreditasi," sebutnya.

Jika melalui prosedur sekarang, beber dia, bisa seminggu waktu yang dibutuhkan untuk memasukan contoh produk. Padahal di industri sekuler waktu sangat penting agar produsen tak kehilangan momen.

Bicara pajak, Tjandra berharap impor komponen agar lebih kompetitif. "Komponen seluler masih dianggap sebagai barang mewah (kena PPnBM). Kalau bisa separuhnya ditekan dampaknya akan luar biasa bagi kami di industri seluler," pintanya.

Sebelumnya, Menkominfo Rusdiantara menyatakan dukungannya terhadap pembentukan asosiasi khusus pabrikan smartphone lokal. Hal ini guna membangun mereka bertahan di industri. "Kami tidak bisa memberikan regulasi kepada individu, melainkan sektor," katanya.

Hal ini pun disambut baik pabrikan smartphone lokal. "Advan setuju, nanti akan dibicarakan di tingkat asosiasi yang sudah ada. Apakah perlu di bentuk asosiasi di bawah yang sudah ada. Atau kami bentuk asosiasi baru supaya kami duduk satu suara dan mendapatkan perhatian pemerintah," tandasnya.
(wbs)
Berita Terkait
Advan G9, Ponsel Lokal...
Advan G9, Ponsel Lokal dengan Spek Gahar Harga Rp1,2 Juta
Mudah, Ini Cara Menghilangkan...
Mudah, Ini Cara Menghilangkan Iklan di HP Advan
Spesifikasi, Fitur dan...
Spesifikasi, Fitur dan Harga Smartphone Advan G5 Elite 2021
Sudah Populer Sebagai...
Sudah Populer Sebagai Produsen HP Lokal, Ini Alasan Advan Loncat ke Laptop
Spesifikasi, Fitur dan...
Spesifikasi, Fitur dan Harga Advan G5 Elite 2021
Cuma Rp6 Juta, Laptop...
Cuma Rp6 Juta, Laptop Advan Ini Bisa Menulis, Menggambar, dan Bikin Sketsa
Berita Terkini
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
10 jam yang lalu
Kunci Konvensional Mulai...
Kunci Konvensional Mulai Ditinggalkan, Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1 Jadi Standar Baru Keamanan Rumah
11 jam yang lalu
Meta Blokir Fungsi Kamera...
Meta Blokir Fungsi Kamera Kacamata Pintar Jika Lampu Privasi Terhalang
11 jam yang lalu
DeepSeek Siap Kembangkan...
DeepSeek Siap Kembangkan Chip AI Sendiri, Ini Bocorannya
14 jam yang lalu
Awas Kaget! Segini Bedanya...
Awas Kaget! Segini Bedanya Harga HP Spek Setara 3 Tahun Lalu vs Sekarang
15 jam yang lalu
Bandar Antariksa di...
Bandar Antariksa di Biak: Kenapa Papua Jadi Pilihan BRIN untuk Peluncuran Satelit?
16 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved