Abaikan Permintaan Trump, Amerika Serikat Tetap Sanksi ZTE

Minggu, 20 Mei 2018 - 21:01 WIB
Abaikan Permintaan Trump,...
Abaikan Permintaan Trump, Amerika Serikat Tetap Sanksi ZTE
A A A
WASHINGTON - Akhir pekan lalu, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump membuat kejutan dengan Tweet-nya. Secara tiba-tiba dia meminta Kementerian Perdagangan mencabut sanksi yang dijatuhkan kepada ZTE, perusahaan manufaktur asal China.

ZTE dijatuhi sanksi oleh Departemen Perdagangan dengan menutup akses ke perangkat lunak, perangkat keras, dan komponen yang diproduksi perusahaan AS. Akibatnya ZTE harus menutup operasionalnya.

Belum lama ini, Komite Alokasi DPR AS dengan suara bulat meloloskan amandemen terhadap RUU yang mencegah Departemen Perdagangan untuk membuat perubahan pada sanksi yang dikenakan pada ZTE bulan lalu. Termasuk di dalamnya larangan ekspor AS yang akan berakhir pada Maret 2025.

Dilansir dari laman The Hill, Sabtu (20/5/018), ZTE telah melanggar sanksi AS dengan menjual barang dan jasa ke Iran. Setelah membayar denda besar, perusahaan diberitahu oleh Departemen Perdagangan untuk menahan bonus dan menulis teguran kepada mereka yang terlibat. Perusahaan gagal melakukan hal ini secara tepat waktu dan AS pun menerapkan larangan ekspor ke ZTE.

"Mendukung amandemen ini akan menunjukkan bahwa pemerintah AS mendukung sanksi yang diberlakukan dan akan menegakkannya. Ini juga semakin mencegah perusahaan asing bergantung pada pemerintah mereka dari semakin menyusup ke jaringan kami," sebut anggota Dewan dari Republik, Dutch Ruppersberger.

Sebelumnya, Komite Intelijen DPR AS menyarankan agar ZTE dan Huawei dilarang beroperasi di AS. Laporan menyebutkan kedua perusahaan sebagai ancaman terhadap keamanan nasional karena hubungan mereka dengan Pemerintah China.

Awal tahun ini, Presiden Trump menggunakan keamanan nasional sebagai alasannya untuk memblokir upaya pembelian Qualcomm oleh Broadcom.
(mim)
Berita Terkait
ZTE Hadirkan Smartphone...
ZTE Hadirkan Smartphone dengan Fitur-fitur Cerdas
Qualcomm Quick Charge...
Qualcomm Quick Charge 5, Pengisian 50% Baterai 4.500 mAh Hanya Butuh 5 Menit
Qualcomm: Kualitas Kamera...
Qualcomm: Kualitas Kamera Smartphone Sudah Setara DSLR
Android 12 Mulai Digulirkan,...
Android 12 Mulai Digulirkan, Ponsel Mana Saja yang Pertama Kebagian?
Mengenal Teknologi Lossless...
Mengenal Teknologi Lossless Audio di Smartphone Android, Apa Gunanya?
Gunakan Qualcomm Quick...
Gunakan Qualcomm Quick Charge 3.0, Charge Roboost Jadi Sahabat Ponsel Ideal
Berita Terkini
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
2 jam yang lalu
Kunci Konvensional Mulai...
Kunci Konvensional Mulai Ditinggalkan, Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1 Jadi Standar Baru Keamanan Rumah
3 jam yang lalu
Meta Blokir Fungsi Kamera...
Meta Blokir Fungsi Kamera Kacamata Pintar Jika Lampu Privasi Terhalang
3 jam yang lalu
DeepSeek Siap Kembangkan...
DeepSeek Siap Kembangkan Chip AI Sendiri, Ini Bocorannya
6 jam yang lalu
Awas Kaget! Segini Bedanya...
Awas Kaget! Segini Bedanya Harga HP Spek Setara 3 Tahun Lalu vs Sekarang
7 jam yang lalu
Bandar Antariksa di...
Bandar Antariksa di Biak: Kenapa Papua Jadi Pilihan BRIN untuk Peluncuran Satelit?
8 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved