Samsung Rekrut 20.000 Ahli untuk Kembangkan Kecerdasan Buatan

Jum'at, 22 Desember 2017 - 11:00 WIB
Samsung Rekrut 20.000...
Samsung Rekrut 20.000 Ahli untuk Kembangkan Kecerdasan Buatan
A A A
SEOUL - Samsung meluncurkan Samsung Research dengan mereorganisasi Pusat R & D Perangkat Lunak dan Pusat Media & Komunikasi (DMC) R & D menjadi entitas baru. Samsung Research akan berfungsi sebagai organisasi R & D terpadu untuk Consumer Electronics Samsung dan Bisnis IT dan Mobile.

Dilansir dari Samsung Newsroom, prioritas dari organisasi baru ini adalah mendorong kemajuan perusahaan dalam pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), internet of things (IoT), dan area lainnya untuk memastikan Samsung terus memimpin industri.

Sebagai entitas global, Samsung Research akan mengoperasikan 22 pusat litbang di seluruh dunia dengan memperkerjakan total 20.000 orang. Selain inovasi terdepan, mandat organisasi baru juga adalah membantu mengeksplorasi dan menciptakan kemungkinan bisnis baru.

Pada acara peluncuran baru-baru ini, Hyun-suk Kim, Presiden dan Kepala Samsung Research, merinci visi entitas baru tersebut. Dia menekankan kepada staf peran vital mereka dalam memastikan Samsung Research mencapai tujuannya untuk "membentuk masa depan dengan inovasi dan kecerdasan".

"Mulai sekarang, Samsung Research akan mendorong kepemimpinan teknologi dan inovasi paling canggih berdasarkan teknologi AI untuk mewujudkan masa depan yang setiap orang impikan. Tentunya itu diwujudkan dengan orang-orang paling berbakat di dunia," kata Kim Hyun-suk kepada karyawan pada acara tersebut.

"Untuk mencapai visi ini, salah satu misi pertama Samsung Research adalah menanamkan budaya pengembangan di mana setiap orang saling mendorong kreativitas, serta berpartisipasi secara mandiri dalam proses pembangunan," tambahnya.

Seiring kemampuan AI yang tumbuh, kesuksesan dan tujuan berikut Samsung ialah membangun satu platform yang kuat, fleksibel, dan dapat dikembangkan untuk mengintegrasikan serta memanfaatkan teknologi secara optimal. Dalam lingkungan R & D dan dengan Samsung Research memainkan peran penting, Hyun-suk Kim yakin Samsung akan menghubungkan teknologinya bersama-sama guna memungkinkan interoperabilitas dan kesederhanaan bagi pengguna. "Semuanya didukung oleh teknologi AI mutakhir," harapnya.
(mim)
Berita Terkait
Era Digitalisasi Berkembang...
Era Digitalisasi Berkembang Pesat, Smart Home Menjadi Incaran Masyarakat Indonesia
AIoT Solution Tech Day...
AIoT Solution Tech Day Hadirkan Berbagai Inovasi Teknologi Kecerdasan Buatan
Terapkan Teknologi AI...
Terapkan Teknologi AI dan IoT Ubah Proses HCM
Peran Showcase Teknologi...
Peran Showcase Teknologi dalam Perkembangan AI dan IoT
Transportasi KTT G20...
Transportasi KTT G20 Bali Makin Canggih Berkat Teknologi IoT PT TKDN dan ITS Indonesia
AI Membuat Perangkat...
AI Membuat Perangkat Pintar Semakin Mudah Diretas, Ini Cara Tetap Aman
Berita Terkini
Beli Samsung Galaxy...
Beli Samsung Galaxy Foldable 8 Lebih Hemat! Nikmati Promo Spesial Kartu Kredit BRI
2 jam yang lalu
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
1 hari yang lalu
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
1 hari yang lalu
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
1 hari yang lalu
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
1 hari yang lalu
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
2 hari yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved