UI Luncurkan Program Pembinaan Startup Masuki Industri

Rabu, 08 November 2017 - 13:15 WIB
UI Luncurkan Program Pembinaan Startup Masuki Industri
UI Luncurkan Program Pembinaan Startup Masuki Industri
A A A
JAKARTA - Menjamurnya startup di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menjadi sesuatu yang tidak bisa terbendung. Sehingga banyak program-program pembinaan yang bermunculan guna membina para startup masuk ke ranah yang lebih serius.

Menjawab akan kebutuhan para pebisnis muda kreatif, Universitas Indonesia (UI) meluncurkan program Perusahaan Startup Binaan Universitas Indonesia yang siap membina startup yang kreatif dan terjun ke dunia industri.

"Di sini kami akan lakukan pembinaan, bagaimana mereka tidak hanya bikin produk. Tapi juga bagaimana mereka bisa memgemasnya menjadi sesuatu yang menarik mulai dari konten, marketing atau dari segi keuangan," kata Direktur Pengelolaan dan Pengembangan Unit-unit Usaha UI, Ismaniati Noerhadi di Jakarta, Rabu (8/10/2017).

Lebih lanjut diutarakan, tidak hanya membina, UI juga akan mempertemukan para pelaku startup dengan industri. Di sini UI juga menggandeng dalam Kejora Fenture yang selama ini memang fokus pada startup.

Dikatakan sejak 2016 lalu, pemerintah telah mengimbau melalui gerakan 1000 Startup untuk dapat mendorong ide-ide kreatif menjadi sesuatu yang ekonomis. "Dan ini adalah respons UI dalam gerakan 1000 startup," ucapnya.

Dijelaskan Isminiati Noerhadi, UI sendiri sebenarnya sudah lama membina startup. Hanya di direktorat tertentu dan yang di bina dan biasanya lanjutan dari penelitian.

Jadi ada yang bisa diolah secara ekonomis ini di bina dan disiapkan ke industri. "Cuma selama ini setelah bekerja sama UI tidak ikut ke dalam industri. Karena saat itu tidak ada wadah dari segi industrinya," sebutnya.

Jadi pada dasarnya program ini sebagai pemberitahuan bila UI punya program binaan startup. Terbuka oleh para startup dan siap bekerja sama dengan industri.

"Selama ini kalau akademis itu biasanya lebih teoritis dan agak tertutup. Tapi untuk turun ke industri kami kan perlu jaringan seluas mungkin," tukasnya.
(mim)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
berita/ rendering in 0.1388 seconds (11.210#12.26)