1,3 Juta Ton Makanan Terbuang Percuma, Dunia Merugi USD1 Miliar

Jum'at, 21 Juli 2017 - 13:08 WIB
1,3 Juta Ton Makanan...
1,3 Juta Ton Makanan Terbuang Percuma, Dunia Merugi USD1 Miliar
A A A
JAKARTA - Makanan menjadi isu utama bagi dunia setiap tahunnya. Kondisi iklim yang berubah, ditambah kian susutnya luasan lahan pertanian membuat isu pangan selalu menarik dibahas.

Sayangnya berdasarkan data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) masih banyak makanan yang terbuang percuma. Tidak tanggung-tanggung, jumlahnya bisa mencapai 1,3 juta ton per tahun.

PBB mencatat, di kelompok negara maju kerugian yang timbul akibat bahan pangan yang terbuang menyentuh angka USD680 juta. Sedangkan di negara berkembang kerugiannya hingga USD310 juta.

Ada beberapa hal yang bisa mengakibatkan bahan pangan terbuang percuma. Misalnya, tingkat kepedulian masyarakat yang masih kurang dan teknologinya belum mendukung penyimpanan bahan pangan lebih lama, sekaligus menjaga kesegarannya.

Menjawab masalah tersebut, LG Electronics menciptakan teknologi LG Inverter Compressor. "Fakta yang sangat disayangkan. Hal ini bisa terjadi di masyarakat modern yang telah memiliki teknologi penyimpanan dengan cara pendinginan, yakni lemari es," kata Jaeyoung Lee, Presiden Direktur PT LG Electronics Indonesia di Atrium Mall, Senayan City, Jakarta, Jumat (21/7/2017).

Berdasarkan riset yang dilakukan LG, diketahui bahwa tantangan besar untuk menyimpan bahan pangan dalam jangka waktu panjang bukan lagi terletak pada panasnya suhu. Taoi tantangannya ialah pada fkuktuasi suhunya.

"Suhu yang stabil dan merata dianggap sebagai kunci menjaga kesegaran makanan," ucap Jaeyoung Lee.

Untuk mengkampanyekan pentingnya menjaga kesegaran makanan, LG menggelar Kampanye LG Linear Challenge. Diadakan di Atrium Mall Senayan City, Jakarta, kampanye dihelat selama tiga hari yakni tanggal 21-23 Juli 2017.

Bentuk kampanyenya adalah mengajak masyarakat untuk membuat dan memainkan alat musik yang berasal dari buah dan sayuran. "Kampanye ini sekaligus membawa pesan pentingnya kesadaran akan masalah pemborosan makanan di lingkungan masyarakat modern," kata Jaeyoung Lee.
(wbs)
Berita Terkait
LG Electronics Indonesia...
LG Electronics Indonesia Berikan Layanan Khusus Direct Mobile Service
Lifes Good Experience...
Life's Good Experience Zone Jadi Cara LG Dekatkan Diri ke Generasi Muda
35 Tahun Menggurita:...
35 Tahun Menggurita: LG Jaga Kualitas dengan Pabrik dan R&D Lokal, Layanan 24 Jam, hingga 190 Pusat Layanan
LG Investasi Pabrik...
LG Investasi Pabrik AC, Target 700.000 Unit, Klaim TKDN 40% di Bekasi!
LG Genap 35 Tahun di...
LG Genap 35 Tahun di Indonesia: dari Basis Produksi ke Pusat Inovasi AI Global, Namun Tantangan TKDN Masih Menanti
3 Jurus Pamungkas LG,...
3 Jurus Pamungkas LG, Targetkan Dominasi di Hotel, Sekolah, dan Perkantoran
Berita Terkini
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
7 jam yang lalu
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
7 jam yang lalu
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
8 jam yang lalu
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
8 jam yang lalu
Lewat Rural Youth AI...
Lewat Rural Youth AI Facilitator, Telkom Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T
9 jam yang lalu
Siapa Verena Siow, Sosok...
Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved