Media AS Ramai-Ramai Gugat Google dan Facebook

Jum'at, 14 Juli 2017 - 20:02 WIB
Media AS Ramai-Ramai...
Media AS Ramai-Ramai Gugat Google dan Facebook
A A A
NEW YORK - Era digital memaksa media cetak untuk mengambil cepat mengambil langkah. Pasalnya keberadaan media cetak lambat laun mulai tergerus akan pesatnya digitalisasi.

Hal ini rupanya disarakan betul oleh beberapa perusahaan koran di Amerika Serikat (AS). Alhasil media seperti The New York Times, The Wall Street Journal, dan The Washington Post menginginkan pembebasan antipakat untuk bernegoisasi dengan Google dan Facebook.

Alasannya, Google dan Facebook dianggap melanggar peraturan antipakat karena telah menghadirkan layanan belanja online.

“Tujuannya adalah mengizinkan penerbit koran melakukan diskusi dengan distributor berita online yang mendominasi, yaitu Google dan Facebook. Hal ini dilakukan untuk mengamankan keberadaan jangka panjang jurnalisme lokal yang diproduksi oleh ruang berita AS,” ujar salah satu perwakilan News Media Alliance.dikutip dari USA Today, Jumat (14/7/2017).

Lebih lanjut, dikatakan, berita-berita yang tertuang di kedua raksasa teknologi tersebut dianggap hanya sebagai pendorong nilai ekonomi, tanpa melihat kaidah jurnalisme. "Yang mereka lakukan hanya mengharapkan industri berita murah untuk memberi konten mahal," tambahnya.

Antipakat sendiri merupakan peraturan untuk melawan kebiasaan dagang yang dianggap tidak adil. Akibat hal ini, News Media Alliance atau persatuan media berita di AS menggugat Google dan Facebook sebesar 2,42 miliar Euro atau sekitar Rp 36 triliun.
(wbs)
Berita Terkait
Lima Langkah Mudah Pindahkan...
Lima Langkah Mudah Pindahkan Foto dan Video di Facebook ke Google Photo
Batas Waktu Daftar PSE...
Batas Waktu Daftar PSE Akan Berakhir, Nasib Google dan Instagram di Ujung Tanduk
Gara-gara Cookie, Google...
Gara-gara Cookie, Google dan Facebook Kena Denda Rp3,4 Triliun di Prancis
Facebook Cabut Larangan...
Facebook Cabut Larangan Halaman Berita di Australia
Cara Mengontrol Foto...
Cara Mengontrol Foto Kenangan di Media Sosial Agar Bisa Lupakan Mantan
Meta Dituding Bisa Melacak...
Meta Dituding Bisa Melacak Pengguna Lewat Browser di Facebook dan Instagram
Berita Terkini
Tragedi Bitcoin: Rp72...
Tragedi Bitcoin: Rp72 Triliun Hangus Terseret Tren Terburuk Sejak Agustus!
1 jam yang lalu
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
5 jam yang lalu
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
8 jam yang lalu
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
16 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
17 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
21 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved