Korsel Keluarkan Undang-undang Soal Game

Kamis, 08 Desember 2016 - 08:11 WIB
Korsel Keluarkan Undang-undang...
Korsel Keluarkan Undang-undang Soal Game
A A A
SEOUL - Pemerintah Korea Selatan memang memberikan perhatian khusus untuk setiap game. Oleh karenanya akhirnya Korsel mengesahkan undang-undang untuk membuat industri game lebih sehat.

Sepeti yang dilansir dari laman PvPLive, dengan undang-undang baru tersebut, pembuatan dan pendistribusian program jahat tanpa seizin studio game dan ketentuan berlaku akan dianggap ilegal. Undang-undang tersebut mencakup berbagai program aimbotters, hacking, scripters atau program lain yang dilarang oleh ketentuan yang ada.

Bagi yang melanggar akan dihukum penjara selama 5 thn atau didenda USD 43.000 (sekitar Rp 574 juta).

Usai undang-undang ini disahkan, perusahaan dan studio game, seperti Riot Korea dan Blizzard Korea tidak perlu lagi mengandalkan hukuman bukan langsung terhadap pembuat program atau skrip ilegal.

Operasi pemblokiran sendiri sudah dimulai sejak 26 Agustus lalu namun untuk memblokir transaksi baru dilaksanakan 29 Agustus yang dimulai dari game Facebook dan berlanjut ke blokir total ke semua game yang tersedia di berbagai jejaring sosial populer lainnya.

Game-game populer di Facebook itu sendiri sudah menghasilkan jutaan dolar tiap tahunnya dari mikrotransaksi.Berdasar peraturan yang berlaku di Korea, dalam rangka untuk melegalkan game mereka untuk bisa dimainkan warga Korea, para developer game harus membayar sejumlah biaya ke negara dan mengajukan aplikasi sehingga produk mereka bisa direview dan dirating oleh Game Rating and Administration Committee (GRAC).

Dengan adanya tindakan tegas dari peraturan yang diterapkan pemerintah, maka akan berpotensi besar membuat pengembang game raksasa seperti King yang membesut Candy Crush Saga, untuk mengeluarkan uang banyak kepada pemerintah Korea Selatan.

Dan sementara para pengembang menunggu peraturan tersebut tentu saja mereka akan kehilangan banyak pendapatan karena negara tersebut dikenal sebagai pasar game terbesar di dunia, termasuk juga untuk perkembangan game di smartphone dan PC yang sangat dominan sehingga game sosial juga memberikan pemasukan yang sangat signifikan kepada mereka.
(wbs)
Berita Terkait
Fakta Stray Mampu Sabet...
Fakta Stray Mampu Sabet Game Terbaik di The Game Awards 2022
Cara Main Craftsman...
Cara Main Craftsman Multiplayer dengan Mudah, Jadi Makin Seru
Konser Virtual Revolusioner...
Konser Virtual Revolusioner Sky: Children of the Light Kini Terbuka
Sambut Pembaruan Versi...
Sambut Pembaruan Versi 2.0: Vera, Tower of Fantasy Siap Hadir di Jakarta!
Evermore Knights Resmi...
Evermore Knights Resmi Membuka Close Beta Test
Bertajuk The Last Dance,...
Bertajuk The Last Dance, Woman Star League Digelar Offline
Berita Terkini
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
7 jam yang lalu
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
23 jam yang lalu
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
1 hari yang lalu
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
1 hari yang lalu
Tak Perlu Ganti SIM...
Tak Perlu Ganti SIM Card saat Liburan ke Luar Negeri, Ini Caranya
1 hari yang lalu
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
1 hari yang lalu
Infografis
Raja YordaniaTolak Gagasan...
Raja YordaniaTolak Gagasan Trump soal Pencaplokan Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved