Tutup Vine, Twitter Bakal Kurangi Karyawan

Sabtu, 29 Oktober 2016 - 08:09 WIB
Tutup Vine, Twitter...
Tutup Vine, Twitter Bakal Kurangi Karyawan
A A A
NEW YORK - Tak hanya mengumumkan akan menutup Vine, Twitter juga berencana merumahkan sekitar 350 karyawan di tengah upaya perusahaan untuk mencari pembeli saham mereka,

Pemangkasan jumlah karyawan diumumkan hari Kamis (27/10) setelah Twitter mengatakan bahwa telah terjadi perlambatan pertumbuhan pendapatan perusahaan.

Dalam kurun tiga bulan hingga September 2016, pendapatan naik 8% menjadi US$616 juta. Ini lebih tinggi dari perkiraan namun lebih rendah dari kuartal sebelumnya yang meningkat 20%. Pada kuartal ini kerugian bersih Twitter mencapai US$102,8 juta, turun dari US$131,7 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Direktur keuangan Anthony Noto mengatakan Twitter memasang target meraih keuntungan mulai 2017. Bulan lalu, Twitter menyewa bankir menjelang kemungkinan penjualan perusahaan, namun calon-calon pembeli potensial seperti Google dan Salesforce, pada akhirnya memutuskan untuk mengurungkan niat.

Saham Twitter melemah 7% begitu Salesforce -yang dianggap sebagai calon utama pembeli Twitter- mundur dari perundingan.

Seperti diketahui, Vine mencapai puncak popularitas pada bulan Agustus 2014 saat pengguna aktif bulanan mereka mencapai 3,64 persen dari seluruh pengguna Android di Amerika Serikat. Sayangnya, setelah itu pengguna Vine justru beralih ke layanan lain seperti Instagram dan Snapchat.

"Tidak akan ada yang terjadi pada aplikasi, website atau Vine milik Anda hari ini. Kami menilai Anda, Vine (video) milik Anda, akan melakukan cara yang tepat ini. Anda akan bisa mengakses dan mengunduh Vine Anda," ungkap Twitter, seperti dilansir Daily Jumat, (28/10/2016).

Seperti diketahui, Kabar hendak dijualnya Twitter telah mengerek saham mereka. Lantas siapakah calon pembeli Twitter? Ragam media massa mengerucut kepada dua nama: Google dan Salesforce.com. Bahkan Twitter dikabarkan sedang mengadkaan pembicaraan serius dengan Google.

Twitter kabarnya mendapat tawaran menarik dari dua perusahaan besar, Google dan Salesforce. Bahkan dengan adanya kabar ini, Jumat kemarin (23/7/2016), nilai saham Twitter melonjak sebesar 21%.

Saham twitter per lembarnya sekarang naik menjadi 21 hingga USD 23 dari harga sebelumnya yang stabil pada angka USD20. Harga jual akuisisi yang ditawarkan tak tanggung-tanggung untuk dapat memiliki media sosial yang diluncurkan tahun 2006 silam. Meskipun belum mendapatkan angka jelas yang pasti Twitter menawarkan harga tinggi. Dari pengamatan untuk dapat mengakuisi Twitter setidaknya mencapai angka USD30 miliar atau sekitar Rp390 triliun.
(wbs)
Berita Terkait
Goodbye Twitter, Elon...
Goodbye Twitter, Elon Musk Resmi Ubah Logo Burung Biru Jadi X
Mengenal Fitur Terbaru...
Mengenal Fitur Terbaru Twitter Circle, Apa Keunggulannya?
Cara Hapus Akun Twitter...
Cara Hapus Akun Twitter yang Lupa Password, Mudah Kok!
Cara Daftar dan Verifikasi...
Cara Daftar dan Verifikasi Centang Biru Twitter Terbaru, Bayar Rp125 Ribu Perbulan
Cara Agar Akun Twitter...
Cara Agar Akun Twitter Anda Tidak Bisa Dilacak Orang Lain
Twitter Sedang Chaos,...
Twitter Sedang Chaos, Begini Cara Jaga Akun Anda Tetap Aman
Berita Terkini
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
1 jam yang lalu
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
1 hari yang lalu
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
1 hari yang lalu
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
1 hari yang lalu
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
1 hari yang lalu
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
1 hari yang lalu
Infografis
4.000 Karyawan Bank...
4.000 Karyawan Bank Terbesar Asia Tenggara akan Digantikan AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved