Iklan Pilih Aman Dinilai Langgar Etika

Rabu, 21 September 2016 - 23:02 WIB
Iklan Pilih Aman Dinilai...
Iklan Pilih Aman Dinilai Langgar Etika
A A A
JAKARTA - Kontroversi iklan Pilih Aman milik perusahaan ojek online Grab masih terus berlanjut. Pemerhati industri iklan Indonesia Ridwan Sanjoyo menilai iklan yang ditampilkan di media sosial itu telah melanggar etika periklanan di Indonesia.Salah satunya adalah visualisasi iklan yang menampilkan perempuan yang berdarah-darah. “Saya pribadi menilai itu sudah melanggar etika pariwara Indonesia,” kata Ridwan ketika dihubungi, Rabu (21/9/2016).Parahnya lagi, iklan itu ditampilkan di media sosial, di mana semua orang dari berbagai usia bisa mengakses dengan bebas. Hal itu dianggap kurang tepat karena tidak semestinya iklan yang ditampilkan berbau kekerasan atau sesuatu hal yang sangat mengerikan seperti itu bisa diakses dengan sangat mudah oleh semua umur. Meski pesan yang disampaikan adalah keselamatan berkendara, dia merasa iklan tersebut tidak tepat dan terlalu vulgar.Ridwan juga mengatakan iklan tersebut juga overclaim. Sebab, klaim yang menyebut bahwa menggunakan Grab lebih aman dari ojek konvensional belum bisa dipertanggungjawabkan. Hal itu karena tidak ada jaminan 100 persen bahwa menggunakan jasa Grab tidak akan mengalami kecelakaan. Seluruh moda transportasi tentunya memiliki risiko kecelakaan.“Kan tidak ada yang bisa jamin tidak akan kecelakaan meski pengemudinya sudah lulus pelatihan, apalagi kecelakaan yang melibatkan Grab juga pernah terjadi,” kata Ridwan.Bahkan, tak lama setelah iklan Pilih Aman keluar, terjadi kecelakaan yang melibatkan pengemudi Grab di area Gambir hingga sang pengemudi meninggal dunia.Ridwan menilai, dasar klaim yang disarikan dalam iklan tersebut oleh tim pembuat iklan haruslah dipertanyakan. Terutama, bagian membandingkan dengan ojek pangkalan dengan cara kurang etis. “Apalagi pengemudi Grab itu juga banyak yang berasal dari ojek pangkalan,” ujar dia melanjutkan.Grab meluncurkan iklan terbarunya di media sosial dengan menggunakan slogan Pilih Aman dan menuai kecaman serta kritik dari para netizen.Salah satu sebabnya adalah karena penampakan wanita yang berdarah-darah dengan luka yang sangat mengerikan di sekujur tubuhnya, dan seolah hal seperti ini kemungkinan akan terjadi bila penumpang memilih ojek pangkalan daripada Grab.‎
(wbs)
Berita Terkait
Cara Menggunakan Mode...
Cara Menggunakan Mode Hening di GrabCar, Bisa Tidur dan Enggak Perlu Ngobrol dengan Driver
Fitur Baru GrabMart:...
Fitur Baru GrabMart: Beauty Store, Belanja Produk Kecantikan Sejam Sampai
Gojek Dicomot Grab?...
Gojek Dicomot Grab? Raksasa Asing Bicara, Apakah Nasib Ojol Lokal di Ujung Tanduk?
Grab Indonesia 2025:...
Grab Indonesia 2025: Ketika Platform Digital Menjadi Bantalan Sosial dan Mesin Pertumbuhan Ekonomi
Ribuan Korban PHK Serbu...
Ribuan Korban PHK Serbu Grab: Harapan Baru atau Perangkap Kemitraan Tanpa Masa Depan?
Akhir dari Drama Reservasi...
Akhir dari Drama Reservasi Restoran? Grab Luncurkan Senjata Baru untuk Taklukkan 2.000 Meja Makan di Jakarta & Bali
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
5 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
6 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
10 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
10 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
11 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
12 jam yang lalu
Infografis
Batas Aman Makan Kue...
Batas Aman Makan Kue Lebaran Biar Berat Badan Tidak Naik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved