Pakai Kartu Pra Bayar Kini Tak Bisa Sembarangan

Selasa, 15 Desember 2015 - 17:34 WIB
Pakai Kartu Pra Bayar...
Pakai Kartu Pra Bayar Kini Tak Bisa Sembarangan
A A A
JAKARTA - Banyaknya identitas bodong dalam dunia telekomunikasi, Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) keluarkan aturan baru guna melakukan penertiban terhadap registrasi pelanggan jasa telekomunikasi pra bayar.

Seperti diketahui peraturan akan ketentuan pasca bayar maupun pra bayar diatur melalui Peraturan Menteri Kominfo Nomor 23/M.Kominfo/10/2005.

Peraturan Menteri yang dibuat 2005 ini ternyata banyak mengalami masalah. Dimana saat ini registrasi dapat dilakukan melalui gerai pengelenggara telekomunikasi dengan menunjukan kartu identitas melalui SIM Tool Kit (STK) menggunakan kode 4444.

Namun pada kenyataannya banyak yang menggunakan nomor tersebut untuk melakukan kejahatan penipuan maupun sms spam.

"Untuk mengatasi hal ini diperlukan penertiban registrasi guna memperkuat status pelanggan. Tujuannya agar tidak ada lagi pelanggan yang menggunakan identitas palsu kedepannya," ujar DirJen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kominfo Kalamullah Ramli, di Gedung Serbaguna Kominfo, Selasa (15/12/2015).

Hari ini Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) menetapkan ketentuan pelaksanaan registrasi pelanggan pra bayar melalui surat ketua BRTI Nomor 326/BRTI/IX/ 2015.

"Di Indonesia saat ini terdapat sekitar 300 juta pelanggan, yang memiliki identitas asli hanya sebanyak 200 juta, sisanya bodong. Oleh karena itu, saat ini pelanggan tidak lagi bisa melakukan registrasi sendiri, tapi harus melalui penjual," tambahnya.

Selain itu saat akan menggunakan kartu prabayar, identitas pembeli dan pelanggan akan terditeksi langsung oleh provider.
(dol)
Berita Terkait
Jangkau Semua Wilayah...
Jangkau Semua Wilayah di Indonesia, SPL dan Protelindo Siapkan Teknologi HAPS
Edgepoint Bangun 15.000...
Edgepoint Bangun 15.000 Menara Telekomunikasi di Malaysia, Indonesia, Filipina
HUT ke-25 Tahun, Telkomsel...
HUT ke-25 Tahun, Telkomsel Melayani Masyarakat untuk Kemajuan Indonesia
Hampir 100% Operasional...
Hampir 100% Operasional Telkomsel Dikendalikan dari Rumah
Apjatel: Penerapan Network...
Apjatel: Penerapan Network Sharing Bisa Membuat Perang Harga
Tawarkan Layanan Data...
Tawarkan Layanan Data 'Bebas Khawatir', Benarkah akan Ada Operator Baru?
Berita Terkini
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
3 jam yang lalu
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
4 jam yang lalu
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
4 jam yang lalu
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
5 jam yang lalu
Lewat Rural Youth AI...
Lewat Rural Youth AI Facilitator, Telkom Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T
6 jam yang lalu
Siapa Verena Siow, Sosok...
Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
6 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved