Iklim Investasi TIK Terancam Tidak Kondusif

Kamis, 05 November 2015 - 13:15 WIB
Iklim Investasi TIK...
Iklim Investasi TIK Terancam Tidak Kondusif
A A A
JAKARTA - Upaya pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) membangun iklim ekonomi dan investasi yang kondusif bakal terusik, khususnya di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Hal tersebut terkait utusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak Peninjauan Kembali (PK) mantan Direktur Utama IM2 Indar Atmanto membuat kepastian hukum khususnya di bidang TIK dipertanyakan. Ini merupakan preseden buruk bagi investor karena MA adalah benteng terakhir bagi para pencari keadilan untuk mengoreksi putusan di bawahnya.

"Kami mengetahui keputusan MA tentang ditolaknya PK dari Pak Indar Atmanto. Kami sangat menyayangkan keputusan tersebut, karena kami menyakini bahwa Pak Indar tidak bersalah sama sekali di dalam kasus IM2. Pola kerja sama bisnis IM2 juga digunakan penyedia jasa internet yang lainnya dan dilakukan sesuai peraturan yang berlaku," ujar Group Head Corporate Communication PT Indosat Tbk Deva Rachman dalam rilisnya, Kamis (5/11/2015).

Indosat akan mengajukan seluruh upaya hukum yang tersedia termasuk pengajuan PK atas keputusan MA ini. Menurutnya, keputusan MA ini adalah preseden buruk terhadap seluruh perkembangan TIK di tanah air.

"Kerja sama Indosat dan IM2 telah sesuai dengan amanat perundang-undangan, yakni Pasal 9 ayat (2) UU No 36/1999 tentang Telekomunikasi, Pasal 13 Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi, serta Pasal 5 Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM. 21/2001 tentang Penyelenggaraan Jasa Telekomunikasi," jelasnya.

Dalam menjalankan bisnisnya, Indosat selalu mengedepankan kepatuhan terhadap peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia.

Kementerian Kominfo sendiri sudah menegaskannya dengan surat bernomor T684/M.KOMINFO/KU.O4.01/11/2012 yang menegaskan, bahwa kerja sama Indosat dan IM2 sesuai aturan.

Kasus yang menimpa IM2, anak perusahaan Indosat ini cukup menarik perhatian masyarakat, karena ditengarai banyak kejanggalan.
(izz)
Berita Terkait
Axioo Luncurkan Produk...
Axioo Luncurkan Produk untuk Mengukur Suhu Tubuh dan Pengenalan Wajah
Smart TV Makin Diminati,...
Smart TV Makin Diminati, 5 Hal Ini Alasannya
IIW 2021 Perkenalkan...
IIW 2021 Perkenalkan Beragam Inovasi Teknologi Elektronik dari Taiwan
Dampak Covid-19 Pameran...
Dampak Covid-19 Pameran Teknologi Computex 2020 Batal Digelar
Teknologi Terbaru Mesin...
Teknologi Terbaru Mesin Cuci dengan Standar PCSS
Epson Luncurkan Jajaran...
Epson Luncurkan Jajaran Printer Seri WorkForce Enterprise di HUT ke-20
Berita Terkini
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
50 menit yang lalu
Tragedi Bitcoin: Rp72...
Tragedi Bitcoin: Rp72 Triliun Hangus Terseret Tren Terburuk Sejak Agustus!
2 jam yang lalu
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
7 jam yang lalu
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
9 jam yang lalu
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
17 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
18 jam yang lalu
Infografis
Marwah Piala Dunia 2026...
Marwah Piala Dunia 2026 Terancam, 5 Negara Berpotensi Absen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved