Facebook Punya Rencana Beda Buat Pengungsi
Selasa, 29 September 2015 - 14:48 WIB
Facebook Punya Rencana Beda Buat Pengungsi
A
A
A
MENLO PARK - Salah satu hal dialami pengungsi adalah berada di tempat tersedia bagi negara yang bersedia menampung dan CEO Facebook punya pemikiran berbeda.
Mark Zuckerberg ingin memberikan akses internet kepada para pengungsi. Menurut laporan dari New York Times, Zuckerberg berencana, meluncurkan sebuah proyek agar para pengungsi dapat mengakses internet di kamp-kamp pengungsian.
Dirinya mengklaim bahwa, menyediakan akses ke internet adalah hak asasi manusia dan juga kekuatan bagi perdamaian. Ia mengakui, bahwa hal itu tidak 100% altruistik karena Zuckerberg mengharapkan dengan menyediakan internet, maka akan menarik pengungsi untuk menggunakan Facebook.
Dilansir dari Ubergizmo, Selasa (29/9/2015), dia belum menjelaskan secara rinci bagaimana proyek tersebut akan dijalankan. Salah satu caranya, perusahaan berencana untuk mendistribusikan akses internet dengan menggunakan pesawat tak berawak, dimana pesawat tersebut akan membawa sinyal WiFi ke lokasi pengungsian dengan konektivitas terbatas.
Bila melihat salah satu cara menyalurkan akses internet yang dilakukan Facebook, tentu saja hal ini mengingatkan kita akan apa yang telah dilakukan Google dengan Google Project Loon. Dimana Google menggunakan balon udara untuk memberikan akses internet ke daerah-daerah yang memiliki konektivitas terbatas terhadap internet karena kurangnya infrastruktur.
Mark Zuckerberg ingin memberikan akses internet kepada para pengungsi. Menurut laporan dari New York Times, Zuckerberg berencana, meluncurkan sebuah proyek agar para pengungsi dapat mengakses internet di kamp-kamp pengungsian.
Dirinya mengklaim bahwa, menyediakan akses ke internet adalah hak asasi manusia dan juga kekuatan bagi perdamaian. Ia mengakui, bahwa hal itu tidak 100% altruistik karena Zuckerberg mengharapkan dengan menyediakan internet, maka akan menarik pengungsi untuk menggunakan Facebook.
Dilansir dari Ubergizmo, Selasa (29/9/2015), dia belum menjelaskan secara rinci bagaimana proyek tersebut akan dijalankan. Salah satu caranya, perusahaan berencana untuk mendistribusikan akses internet dengan menggunakan pesawat tak berawak, dimana pesawat tersebut akan membawa sinyal WiFi ke lokasi pengungsian dengan konektivitas terbatas.
Bila melihat salah satu cara menyalurkan akses internet yang dilakukan Facebook, tentu saja hal ini mengingatkan kita akan apa yang telah dilakukan Google dengan Google Project Loon. Dimana Google menggunakan balon udara untuk memberikan akses internet ke daerah-daerah yang memiliki konektivitas terbatas terhadap internet karena kurangnya infrastruktur.
(dyt)