Google Nyerah Hadapi Malware Joker, Dihapus Tetap Saja Mengancam

Selasa, 14 Juli 2020 - 04:44 WIB
loading...
Google Nyerah Hadapi...
Google tidak bisa mencegah ancaman tertentu dari Play Store, sebagaimana dibuktikan dalam laporan Check Point terbaru. Foto/Giz China
A A A
MOUNTAIN VIEW - Masalah malware sudah menjadi masalah klasik bagi handphone Android . Walaupun Google telah melakukan upaya terbaik, Play Store tetap penuh dengan aplikasi yang mengancam. (Baca juga: Ada 101 Aplikasi Mencurigakan yang Siap Menjebol Keamanan Ponsel Anda )

Kita berbicara tentang segala hal, mulai dari stabilitas keseluruhan ponsel hingga informasi pribadi yang sensitif, kredensial login media sosial, dan mungkin yang paling menyebalkan dari semuanya, saldo rekening bank yang terkuras.

Tentu saja, bagian yang paling mengganggu mungkin adalah kenyataan bahwa pelaku yang sama tampaknya berulang kali lolos dengan variasi berbeda dari taktik jahat yang sama. Mereka dengan cerdik beradaptasi dengan metode Google yang semakin canggih dalam memerangi aplikasi jahat untuk selalu kembali lebih kuat lagi.

Laman Giz China mengutarakan, raksasa mesin pencarian tidak bisa mencegah ancaman tertentu dari Play Store, sebagaimana dibuktikan dalam laporan Check Point terbaru. Peneliti perusahaan keamanan telah menemukan varian lain dari "Joker", yang mereka gambarkan sebagai "salah satu jenis malware yang paling menonjol untuk Android".
Google Nyerah Hadapi Malware Joker, Dihapus Tetap Saja Mengancam

Malware Joker menimbulkan malapetaka pada perangkat yang tak terhitung jumlahnya di seluruh dunia. Ada 11 aplikasi yang ditemukan bersalah karena sejumlah kejahatan serius telah dihapus dari Google Play pada akhir April lalu, tapi bahayanya mungkin tidak bisa dihilangkan seluruhnya.

Meskipun laporan tidak menyebutkan semua aplikasi yang dipertanyakan karena mungkin muncul di ponsel Android Anda, nama paket yang dipublikasikan memberi pengguna ide bagus tentang identitas yang dipasarkan.

Kita berbicara tentang berbagai kasus penggunaan di sini. Mulai dari alat pengompres gambar hingga game pelatihan memori, koleksi wallpaper bertema bunga, aplikasi pemulihan file, dan semacam judul relaksasi.

Jika Anda ingat memasang sketsa apa pun yang cocok dengan salah satu dari deskripsi tersebut, Anda harus memeriksa tagihan ponsel dan kartu kredit untuk pembelian tanpa izin, terutama langganan yang pasif. Itulah cara paling umum dari malware Joker yang sanggup merobek dompet Anda. Sayangnya lagi, kita akan kesulitan mendapatkan uang tersebut.

Berhenti Langganan, Hapus, dan Tetap Waspada
Yang dapat dan harus Anda lakukan adalah segera berhenti berlangganan dari layanan atau platform "premium" yang tidak dikenal. Lebih penting lagi, hapus semua aplikasi mencurigakan dari telepon Anda sesegera mungkin.

Pengguna juga dapat (umumnya) menghindari pelanggaran keamanan di masa depan dengan menginstal solusi antivirus yang andal. Lalu berharap melakukan pekerjaan yang lebih baik untuk mendeteksi ancaman seperti itu daripada algoritma perlindungan Google Play Store, alat pembelajaran mesin, dan pakar manusia.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi...
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi Teknologi Watermark AI Google
Google Merombak Bilah...
Google Merombak Bilah Pencariannya setelah 25 Tahun Diperkenalkan
Gara-gara AI Semakin...
Gara-gara AI Semakin Pintar, Matt Lowrie Tinggalkan Google
Google Luncurkan Fitbit...
Google Luncurkan Fitbit Air, Gelang Pintar Rp1,7 Juta yang Tidak Memiliki Layar
Amazon dan Google Didesak...
Amazon dan Google Didesak Dampak Ungkap Lingkungan Terkait Pusat Data
Iran Gempur Pusat Data...
Iran Gempur Pusat Data Amazon dan Oracle, Google dan YouTube Selanjutnya
Waymo Ojai, Robotaxi...
Waymo Ojai, Robotaxi Baru Google yang Dikembangkan Bersama Zeekr
Cara Akses Platform...
Cara Akses Platform Rumah Pendidikan Kemendikdasmen untuk Guru, Siswa, dan Orang Tua
Dorong Literasi AI,...
Dorong Literasi AI, Google Indonesia Lantik 2.000 Student Ambassadors
Rekomendasi
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
Sejarah Baru Gokart...
Sejarah Baru Gokart Listrik: 4 Pembalap Barcode Gokart Serbu Kejuaraan Dunia di Italia!
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Hamas dan Fatah Bersatu...
Hamas dan Fatah Bersatu hadapi Usul Penencaplokan Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved