China Ciptakan Algoritma Pemecah Enkripsi dengan Komputer Kuantum
Senin, 16 Januari 2023 - 21:17 WIB
loading...
A
A
A
Dengan mengurangi jumlah qubit yang diperlukan untuk melakukan perhitungan pemecahan kode. Mereka menciptakannya dari hasil pengembangann di yahun 2013 oleh peneliti Jerman Claus Schnorr.
Jika klaim tersebut benar, maka algoritme ketahanan enkripsi saat ini dapat dikurang secara drastis. Umur enkripsi pun dikatakan akan menjadi nol dalam beberapa tahun kedepan.
Selain itu, algoritme juga dapat mengurangi peluang untuk memecahkan enkripsi lebih cepat dari yang diperkirakan selama ini.
Untuk diketahui, selama ini enksripsi yang paling populer digunakan adalah SHA-256 yang dibuat oleh Badan Keamanan Nasional (NSA) Amerika Serikat pada tahun 2001.
SHA-256 adalah fungsi hashing kriptografi yang mengubah data menjadi string terenkripsi dengan 256 karakter.
Dengan SHA-256, output terenkripsi tidak dapat dibaca kecuali penerima memiliki kunci yang tepat untuk mendekripsi pesan.
Jika klaim tersebut benar, maka algoritme ketahanan enkripsi saat ini dapat dikurang secara drastis. Umur enkripsi pun dikatakan akan menjadi nol dalam beberapa tahun kedepan.
Selain itu, algoritme juga dapat mengurangi peluang untuk memecahkan enkripsi lebih cepat dari yang diperkirakan selama ini.
Untuk diketahui, selama ini enksripsi yang paling populer digunakan adalah SHA-256 yang dibuat oleh Badan Keamanan Nasional (NSA) Amerika Serikat pada tahun 2001.
SHA-256 adalah fungsi hashing kriptografi yang mengubah data menjadi string terenkripsi dengan 256 karakter.
Dengan SHA-256, output terenkripsi tidak dapat dibaca kecuali penerima memiliki kunci yang tepat untuk mendekripsi pesan.
Lihat Juga :